Dinas Pertanian Kab Bekasi lakukan sosialisasi terhadap kelompok tani terkait program AUTP(PALAPAPOS/HAFIZ)
BEKASI – Program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi dinilai belum mencapai maksimal. Hal itu, dikarenakan minimnya sosialisasi kepada masyarakat kelompok tani di seluruh Kabupaten Bekasi.
Sekretaris Dinas Pertanian, Nayu Kulsum mengaku bahwa para
petani masih enggan mengasuransikan lahan persawahan nya karena dirasa
masih belum begitu diperlukan.
“Padahal biaya premi nya sudah terjangkau, cuma Rp36.000/hektare. Tapi
persoalannya bukan disitu, justru karena petani merasa belum butuh dan
ini akan jadi evaluasi bagi kami,”katanya.
Program asuransi yang ditargetkan mencapai 1.000 hektare dari total
area pertanian yang ada mencapai sekitar 33.000 hektare. Ini juga
masih diupayakan oleh dinas agar lahan petani tidak rugi total.
“Kami masih terus mengupayakan supaya kelompok tani dapat
mengasuransikan lahannya demi keselamatan petani itu sendiri. Apalagi kemarin ada bencana banjir, akibanya banyak petani yang rugi akibat gagal panen. Makanya akan kami lakukan sosialisasi secara door to door biar lebih efektif program ini,”pungkasnya.(fiz)
Penulis : Hafiz
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment