FPHI Ketika Menggelar Aksi Tuntut Gaji dan transparansi APBD pad Senin, 19/4 kemarin.(PALAPAPOS/HAFIZ)
BEKASI – Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI) Koorda Kabupaten Bekasi mempertanyakan kejelasan nasib para guru honorer terkait pembayaran gaji yang tak kunjung diterima. Demikian dikatakan Koorda FPHI Kab Bekasi, Andi Heryana kepada palapapos Rabu, 21/4.
Menurut Andi, Pemkab tidak terbuka mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sehingga para tenaga pendidik honorer tak mengetahui kapan hak nya akan didapatkan.
“Pada kenyataan yang terjadi sampai saat ini sudah berjalan 4 bulan masih ada GTK atau Non ASN di Kabupaten Bekasi yang belum mendapatkan haknya. Padahal, seharusnya gaji tersebut, sudah diterimanya,”
tegasnya.
Andi juga menyayangkan pimpnan DPRD dan Bupati yang tidak menemui pihaknya, padahal FPHI sebelumnya sudah melayangkan audiensi terlebih dahulu sebagai itikad baik namun tidak digubris.
“Kami jelas sangat kecewa dengan respon Bupati dan DPRD yang enggan menemui kami sebagai GTK non ASN yang sudah rela panas-panasan mendatangi mereka kemarin. Tentu kami tidak tinggal diam, kami akan terus menuntut hak kami sampai terpenuhi,” tukas Andi.(fiz)
Penulis : Hafiz
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment