Inilah salah satu wujud perhatian Pemkab dan Dekranasda Taput dengan menggelar event salah satunya festival Ulos Batak di Hutaginjang yang menghadirkan ratusan Petenun. (Palapa Pos/Alpon Situmorang)

TAPANULI UTARA – Para pengrajin tenun ulos di wilayah Taput bersyukur masih bisa bertahan di tengah suasana pandemic covid-19 yang meresahkan perekonomian masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal tersebut dikarenakan adanya campur tangan pemkab dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Taput yang peduli akan nasib para pengrajin.

Pengrajin tenun ulos asal Hutanangodang Muara, Dosmauli Sianturi kepada palapos Selasa, 27/4 mengaku di tangan Ketua Dekranasda Ny Satika Nikson Nababan boru Simamora, berbagai terobosan serta inovasi mampu menaikkan daya saing ulos tenunan Taput.

"Saya sudah punya langganan sejak dulu, banyak konsumen memesan ulos saya jenis Harungguan dan Sibolang,"ungkapnya.

Namun, transaksi penjualan anjlok sejak Covid-19 melanda bahkan membuat bisnis jual beli Ulos hampir berhenti terlebih pesta tidak diperbolehkan.

Namun, keluh kesah petenun cepat ditanggapi Ketua Dekranasda dengan membuat terobosan masker ulos. Ibu itu beberapa kali memesan ulos yang kami tenun untuk bahan dasar masker ulos.

Tak kalah penting dukungan Pemkab Taput juga sangat dirasakan Dosmauli Sianturi dengan pesanan rutin yang diterimanya. "Bahkan saya disuruh Ibu untuk mengumpulkan tenunan teman-teman untuk dibeli sebagai bahan baku masker ulos dan kreasi kemeja maupun Jaket,"tambah dia.

Dosmauli mengakui, dukungan bagi petenun bentuk nyatanya yakni bantuan benang, dan pelatihan pewarna alam.

"Pelatihan pewarna alam yang gencar difasilitasi Dekranasda membuat ulos Harungguan semakin diincar konsumen, terlebih ulos Harungguan pewarna alam pernah menggebrak ajang Indonesian Fashion Week,"ungkapnya.

Pemilik sentra Ulos Dosroha tersebut mengakui berkat sentuhan Satika Simamora, banyak fasilitasi pelatihan yang diterima petenun dari Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

"Saat ini kita tengah menyiapkan pesanan sembilan stel tenunan hingga bulan Juni dan biasanya harga yang kita bandrol mencapai Rp 3juta hingga Rp 3,5juta rupiah," jelasnya.

Bahkan diakui Dosmauli, akibat telah mendapat pelatihan pewarnaan alam berbagai pesanan mengalir baik dari ITB dengan mengkreasikan motif baru.

"Kami sangat beruntung memiliki Bupati dan Ketua Dekranasda yang sangat peduli kepada pengerajin, walaupun di tengah pandemi kami masih bisa beraktivitas," pungkasnya.

Senada juga diakui Surlina Nainggolan warga Siatas Barita, campur tangan serta kerja keras Ketua Dekranasda Satika Simamora mampu meningkatkan kesejahteraan petenun.

"Saya sering dibawa pameran, bahkan ulos yang saya tenun dipesan istri pejabat bahkan istri Gubernur,"terang Surlina yang pernah menyabet juara dalam lomba Ulos di Jakarta beberapa waktu lalu.

Surlina mengatakan, tinggal kemauan dan kreativitas Petenun yang mau memanfaatkan peluang.

"Ibu Satika menjadi motivator bagi petenun, beberapa kali agenda dilakukan agar memancing konsumen yakni Festival Tenun Nusantara tahun 2018, festival Ulos Batak tahun 2019 yang di pusatkan di Taput. Selain itu ulos kita sering ikut pameran kemana-mana, itu salah satu bentuk promosi," tukasnya.(als)

Penulis : Hafiz

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe