Humas Polres Metro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Erna Ruswing

BEKASI – Dua minggu sudah berlalu dugaan kasus asusila disertai human trafficking yang dilakuan oleh AT (21) seorang anak anggota DPRD Kota Bekasi, terhadap korban PU (15) warga Rawalumbu. Namun, hingga kini (AT) belum juga dijadikan sebagai tersangka oleh Polres Metro Bekasi.

Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing berkelit bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan hingga ditemui palapapos hari ini Kamis, 29/4. "Kita sampai saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti penyelidikan di lapangan dugaan kasus tersebut dan kita pun sudah berkoordinasi dengan KPAD Kota Bekasi," katanya berkelit.

BACA JUGA: Gila, Anak Anggota DPRD juga Diduga Jual Korban Asusila

BACA JUGA: KPAD Bakal Kawal Proses Hukum

BACA JUGA: Kelakuan Bejat Anak Anggota DPRD Makan Korban

Sebelumnya, terduga kasus pencabulan tersebut sempat diketahui telah melakukan Human Trafficking kepada korban PU (15) di kontrakan yang di sewa terduga pelaku.

"Kita sudah menindaklanjuti pelaporan kasus tersebut dan masih menunggu bukti-bukti kasusnya. Kami pun belum bisa mengatakan si pelaku adalah anak dari anggota DPRD kota Bekasi,"ungkapnya.

Menurutnya, pihak Polres Metro Bekasi Kota tidak mendapatkan intervensi dari pihak manapun terkait kasus ini.

"Sebelum nya kita sudah melakukan panggilan terhadap terduga tersangka tapi tak kunjung datang dan kita pastikan tidak ada atensi dari pihak manapun terkait kasus ini. Kami mohon biarkan penyidik melakukan pekerjaan nya terlebih dahulu, nanti kita akan melakukan konferensi pers ketika sudah ada bukti-bukti yang kuat,"tandasnya singkat.

Sekadar diketahui kasus dugaan asusila disertai human trafficking tersebut telah menyita perhatian KPAD Kota Bekasi serta Korp PMII Putri (KOPRI) Kota Bekasi yang sempat melakukan aksi di Polres Metro Bekasi Kota beberapa waktu lalu.

“Kami mendesak Kapolres untuk segera menangkap pelaku yang diduga merupakan anak anggota DPRD Kota Bekasi,”tegas korlap aksi KOPRI Kota Bekasi.

Penulis : Yudha

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan