Ketua DPRD Kab Bekasi, BN Holik Qodratullah
BEKASI – Proses belajar mengajar tatap muka yang direncanakan pada ajaran baru Juli
2021 nanti mendapat dukungan penuh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
Kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah.
"Ya, saya pikir ada suatu anjuran yang dimungkinkan tatap muka dan gugus tugas memperbolehkan ya memang baik juga. Anak-anak kita di rumah kecenderungannya main HP terus ya kan," ujar Holik.
Menurutnya, kegiatan pembelajaran daring selama ini dirasa kurang efektif. Pasalnya, selama pandemi melanda, pemerintah daerah kelimpungan dengan cara apa agar interaksi tetap dirasakan walaupun tetap di rumah.
"Anak-anak kita ada rasa ingin kembali bisa bergaul dan berinterkasi satu sama lain. Terus juga sepertinya kurang maksimal belajarnya," ucap dia.
Meski demikian, Holik meminta agar pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini dipersiapkan dengan matang. Setidaknya ada tiga syarat yang mesti disiapkan untuk menghelat pembelajaran tatap muka, mulai dari tenaga pengajar yang sudah divaksin, sarana prasarana
penunjang dengan menggunakan protokol kesehatan hingga kondisi
peningkatan penyebaran Covid-19.
Namun, semua itu bergantung dari tim gugus tugas yang paham betul teknis lapangan.
"Tentu keputusannya berdasarkan dari gugus tugas daerah dengan nanti prinsipnya bisa diikat Forkompinda melakukan rapat koordinasi dalam kebijakan soal pembelajaran tatap muka ini," tandasnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menyatakan sebanyak 15.328 tenaga pendidik sudah divaksin Covid-19. Jumlah itu sudah mendekat target vaksinasi seluruh tenaga pendidik sebanyak 18.000.
Vaksinasi terhadap tenaga pendidik itu dalam rangka persiapan untuk memulai pembelajaran tatap muka pada Juli 2021.(fiz)
Penulis : Yudha
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment