Kapolres Metro Bekasi, Hendra Gunawan, mengatakan, pihaknya lakukan diskresi menyusul padatnya para pemudik di jalur Kedungwaringin.(PALAPAPOS/HAFIZ)
BEKASI – Polres Metro Bekasi akhirnya mengambil keputusan diskresi setelah ribuan pemudik di Kedungwaringin tidak terbendung hingga mengalami macet parah.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan mengungkapkan, pihaknya terpaksa mengambil langkah diskresi karena situasi kondisi yang sudah tidak lagi kondusif pada Minggu malam (9/5/2021).
"Karena kemarin itu terlalu padat dan kondisinya memang tidak terlalu kondusif, sehingga akhirnya secara diskresi kita ambil kebijakan untuk dilepaskan saja," ungkap Hendra pada Senin (10/5/2021).
Meski begitu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Karawang, Purwakarta, Subang hingga Cirebon guna dilakukan penyekatan pada titik lokasi jalur para pemudik dari Bekasi.
"Kita lakukan koordinasi dengan Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon serta daerah penyekatan lainnya untuk melakukan penyekatan kembali. Jadi, mereka yang lolos disini tidak berarti kita lepas dan disana tidak disekat ya,"ucapnya.
Bersamaan dengan koordinasi, Polres metro Bekasi juga akan menambah personel sekitar 150-an untuk berjaga di pos larangan mudik di Kedungwaringin.
"Kita akan tambah lagi sekitar 150an personel dan kita juga minta penambahan dari Polda itu sekitar 1 pleton. Kemudian ada juga dari beberapa pos penyekatan kita minta juga, mungkin sekitar 150-200 personil," tambah dia.
Sebelumnya, dari pantauan lokasi, sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan pemudik yang melawan arus. Para pengendara kesal karena masih dihadang meski sudah mengalami kemacetan berjam-jam.(fiz)
Penulis : Hafiz
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment