Presiden Direktur INH, Luqmanul Hakim memberi bantuan donasi lewat Dubes Palestina di Indonesia.(PALAPAPOS/YUDHA)
BEKASI - Lembaga Kemanusiaan Internasional Networking for Humanity (INH) menggandeng Kedutaan Besar (Kedubes) Palestina di Jakarta untuk menyerahkan donasi bantuan kemanusiaan korban perang di Palestina.
Presiden Direktur (Presdir) INH, Luqmanul Hakim mengatakan, INH bekerja sama dengan kantor perwakilan Palestina yakni, Kedutaan Besar Palestina untuk menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 100 juta.
“Semoga bantuan yang kami salurkan ini bisa meringankan beban penderitaan masyarakat Palestina yang sedang mengalami krisis kemanusiaan akibat perang,"kata Luqman usai bertemu dubes Palestina di Jalan Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/5/2021).
Bantuan senilai Rp 100.000.000 ini kata dia, merupakan hasil penggalangan dana aksi kemanusiaan sejak terjadinya agresi militer Israel di Jalur Gaza, Palestina. Selain melalui perwakilan kantor resmi negara Palestina, INH juga melakukan penyaluran donasinya langsung ke kantor perwakilan INH yang berada di Jalur Gaza, Palestina. Beberapa bantuan seperti obat-obatan dan logistik pangan sudah didistribusikan secara langsung.
Menurut alumni PMII Kota Bekasi ini, bantuan donasi merupakan sumbangan dari masyarakat Indonesia untuk saudara-saudara kita di Palestina yang menjadi korban kejahatan perang baik yang ada di Jalur Gaza maupun di kota lainya seperti di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Sementara itu, Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair al-Shun menyambut baik atas kerjasamanya dengan lembaga kemanusiaan INH. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga Palestina yang saat ini sedang mengalami penderitaan akibat agresi militer Israel.
"Kami ucapkan terimaksih banyak kepada INH atas donasinya yang diberikan kepada kami. Donasi ini akan segera kita salurkan kepada rakyat Palestina yang membutuhkan,”tegasnya.
Menurutnya, bantuan yang diterima dari rakyat Indonesia semuanya akan disalurkan kepada rakyat Palestina, baik yang ada di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat. Mengenai kondisi Palestina saat ini, Zuhair menjelaskan sebagaimana yang di ketahui bersama saat ini di Tepi Barat rakyat Palestina melawan begitu juga di Jalur Gaza, tapi balasan yang diterima berkali lipat.
Rakyat Palestina dirampas kehormatannya di Tepi Barat, sedangkan di Jalur Gaza, anak-anak terkubur reruntuhan bangunan yang diluluhlantahkan jet-jet tempur israel.
"Semoga peperangan ini segera dihentikan dan kemerdekaan untuk Palestina bisa segera terwujud,"tandasnya.
Penulis : Yudha
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment