Humas Yayasan Nurul Islam, Amin Idris saat dikonfirmasi klarifikasi tudingan MPPKB Jumat, 21 Mei 2021.(PALAPAPOS/YUDHA)
BEKASI – Dituding abai terhadap pembayaran Pajak Bumi Bangunan (PBB), pengelola Islamic Center Kota Bekasi dalam hal ini Yayasan Nurul Islam membantah tudingan Mahasiswa Pemerhati Peduli Kota Bekasi (MPPKB) yang menyatakan abai terhadap pembayaran PBB.
Ketua Yayasan Nurul Islam Kota Bekasi, Farai Sait mengatakan, ini perlu diklarifikasi mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurut dia, pihaknya belum mendapatkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dari Pemerintah Kota Bekasi.
BACA JUGA : Mahasiswa Tuding Pengelola Islamic Center Abaikan PBB
“Kami belum pernah terima SPPT. Dan saat ini kerja sama pemanfaatan lahan dari pemerintah belum selesai, masih dalam proses dan mudah-mudahan cepat selesai,"kata Farai Jumat, (21/5/2021)
Terpisah, Humas Yayasan Nurul Islam, Amin Idris mengaku, persoalan parkir yang sempat dituding mahasiswa parkir liar, menurutnya tudingan itu tidak mendasar karena menyetorkan kepada pemerintah..
"Melalui UPTD parkir kita telah membayar setiap bulanya dan kita memiliki bukti pembayaran. Jika pemerintah Kota Bekasi ingin melakukan sidak kami siap membuktikan kebenaran nya,"ujarnya.
Menurut dia, penggunaan lahan tersebut statusnya Hak Pakai Lahan (HPL) dari Pemerintah Kota Bekasi kepada yayasan.
"Kita mendapatkan penunjukan dari BPN tentang penggunaan Hak Pakai Lahan dan itu ada didalam sertifikat. Memang lahan ini awalnya diberikan bupati pada tahun 1990,"jelas Amin.
Ketua Koperasi Syariah, Khozin mengungkapkan,pengalihan fungsi lahan Islamic Center. bisa dipertangung jawabkkan, dan tidak dijadikan bisnis komersil.
"Yayasan adalah organisasi nirlaba tidak boleh mengambil untuk dan dikelola sepenuhnya oleh yayasan. Ruangan yang berada di sekitar Islamic Center diperuntukkan untuk teman-teman yang media syiar Islam dan mereka tidak dipungut biaya sewa. Akan tetapi hanya mengganti uang kebersihan dan listrik ala kadarnya,"pungkasnya.
Penulis : Yudha
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment