Wabup Taput saat memimpin rakor virtual dengan perangkat teknis daerah dan 15 camat se-Taput tentang penanganan Covid-19.( PALAPA POS/Hengki Tobing)
TAPANULI UTARA - Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat melihat peningkatan angka terpapar Covid-19 perlu perhatian khusus. Seluruh jajaran Pemkab Taput dia instruksikan aktif memutus mata rantai penyebaran.
Perintah itu disampaikan saat mewakili Bupati Nikson Nababan memimpin rapat koordinasi dengan perangkat teknis daerah dan 15 camat tentang penanganan Covid-19. Ia didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung pada online, di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Tarutung, Senin (24/5/2021).
"Protokol kesehatan harus benar-benar dilaksanakan dengan ketat menghindari meluasnya penyebaran Covid-19. Saat ini tidak diberikan izin pelaksanaan pesta adat di semua kecamatan. Khusus adat tutup usia hanya diperbolehkan sehari,” ujarnya.
Ibadah, lanjutnya, maksimal dihadiri 50 persen dari kapasitas ruangan. “Ketentuan lainnya sesuai Instruksi Bupati tentang pembatasan kegiatan masyarakat harus dijalankan," kata Wabup Sarlandy.
Usai mendengarkan laporan camat soal covid di wilayah masing-masing, ia instruksikan camat semakin aktif mengedukasi masyarakat.
"Berkoordinasi dengan Forkopinda dan aktif memantau arus keluar masuk warga. Sosialisasikan prokes dan kondisi pandemi terkini. Kita semua agar tidak keluar Taput," imbuhnya.
Sarlandy kembali menekankan larangan menerbitkan izin pesta. "Seluruh ASN dan perangkat desa harus sosialisasikan ini," ujarnya.
Asisten Pemerintah dan Kesra Parsaoran Hutagulang juga berpesan agar camat membangun koordinasi di semua lini. "Semua jajaran di kecamatan harus jujur menyampaikan data covid. Data harus akurat, tidak boleh mengurangi. Lakukan langkah konkrit deteksi dini guna meminimalisir penyebaran covid," ujarnya.
Penulis: Hengki
Editor: Jay





Comments
Leave a Comment