Kepala DPPKB Kabupaten Bekasi Farid Setiawan saat berbicara terkait masalah pendataan keluarga, Kamis 27 MEI 2021. (PALAPA POS/ Hafiz)
BEKASI – Minimnya pendataan keluarga membuat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi menempati urutan terbawah se-Jawa Barat. Saat ini DPPKB tengah mengupayakan penambahan tenaga untuk melakukan pendataan.
“Pendataan keluarga tahun 2021 menjadi hal yang penting bagi Kabupaten Bekasi dalam menyediakan basis data keluarga untuk program pembangunan keluarga, kependudukan, keluarga berencana, dan program lainnya,” ucap Farid Setiawan, Kepala DPPKB Kabupaten Bekasi, Kamis (27/5/2021).
BACA JUGA: Kemendagri : Layanan Publik di Kabupaten Bekasi Harus Berbasis NIK
Farid juga mengatakan, pihaknya sedang melakukan penyelesaian pendataan keluarga se-Kabupaten Bekasi, yang bertujuan mengumpulkan data primer terkait data pembangunan keluarga dan kependudukan.
“Pendataan seluruh keluarga yang ada di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Bekasi dilakukan 5 tahun sekali. Tahun ini, kegiatan pendataan keluarga berlangsung sejak 1 April sampai 31 Mei 2021,” tukas Farid.
Dia berharap, pada akhir pendataan 31 Mei nanti, Kabupaten Bekasi bisa memenuhi pencapaian pendataan keluarga sesuai target yang direncanakan.
“Harapan saya ke depannya Kabupaten Bekasi bisa memenuhi pencapaian pendataan keluarga, agar tidak masuk dalam urutan terbawah se-Jawa Barat,” tutupnya.
Penulis: Hafiz
Editor: Jay





Comments
Leave a Comment