Ilustrasi ; Harga Kedelai naik, harga Tempe dan Tahu pun menjadi mahal

BEKASI - Pelaku usaha tempe dan tahu menjerit dikarenakan harga bahan baku kedelai tidak kunjung turun. Dampak kenaikan harga tersebut pengerajin berniat melakukan pengurangan karyawan.

Adanya niat pengurangan karyawan oleh pengrajin tempe dan tahu diutarakan Yanto, salah saorang pengrajin tahu di daerah Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Senin (31/5/2021).

"Kalau tidak salah awal bulan harga sudah naik dan sudah tiga kali saya naikin harga. Awal tahun saya naikan dua ribu rupiah, terus naik lagi dua ribu, Minggu kemarin naik lagi seribu rupiah. Jadi satu papan harga nya Rp 31.000.000, sedangkan yang lain Rp 28.000.000,"ucap Yanto Senin, (31/5/2021).

Dirinya mengaku terpaksa menaikan harga jual tahu terhitung awal tahun, karena untuk menutup harga beli bahan baku. Dengan adanya hal tersebut, Yanto mengakui sempat menerima ajakan untuk mogok produksi di akhir pekan lalu.

"Satu papan berisi 120 potong tahu saya menjual Rp 31.000.000. Namun saya mendapatkan informasi pengerajin yang lain akan menjual dengan harga yang sama. Saya juga sudah berencana untuk melakukan pengurangan karyawan selama harga kedelai masih di atas rata-rata,"katanya.

Terpisah, pengerajin tempe yang tidak jauh dari tempat tinggal Yanto mengalami hal yang sama. Dirinya pun sudah merumahkan tiga orang karyawan nya.

"Saya sudah pulangin tiga orang karyawan ke kampung halaman masing-masing. Tapi hanya sebatas memulangkan bukan berarti memberhentikan, nanti akan saya panggil kembali kalau harga kedelai sudah mulai menurun. Dari pada nanti tidak ada gajinya,"ungkap salah satu pengerajin tempe yang tidak ingin disebutkan namanya.

Karyawan yang bekerja di tempatnya saat ini hanya tersisa tujuh orang saja. Selain mengurangi karyawan, dirinya pun bersiasat mengurangi ukuran tempe produksi nya. Sejak awal tahun dirinya ia mencatat sudah tiga kali harga kedelai naik, mulai Rp 800.000/kwintal, kemudian naik menjadi Rp 900.000/kwintal dan terakhir menyentuh harga Rp 1.100.000.

Penulis : Yudha

Editor : Beny

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.