Forsaptu saat menyerahkan point tuntutan yang merupakan bagian dari aksi damai kepada Ketua DPRD Taput. (PALAPA POS/ Alpon Situmorang)

TAPANULI UTARA - Rektor IAKN Profesor Lince Sihombing bungkam ketika dikonfirmasi terkait tuntutan Forum Solidaritas Peduli Tapanuli Utara (Forsaptu) yang telah disampiakan ke DPRD Tapanuli Utara saat aksi damai di Gedung DPRD Tapanuli Utara, pada Jumat 28 Mei 2021,

Bersangkutan sejak kemarin hingga saat ini belum juga memberi tanggapan, dan saat dihubungi via telpon selulernya, Senin 31 Mei 2021 hanya menjawab dengan kalimat "tolong di Wa" demikin pesan yang disampaikan dan tidak ada jawaban ketika ditanya sekitar tuntutan Forsaptu. 

Adapun poin yang hendak di konfirmasi, terkait perjalanan yang dillakukannya untuk mencari informasi tuduhan gelar 'Drs Gadungan' ke Bupati Taput sepengetahuan dan seijin pihak kampus, dukungan yang bersangkutan terkait transformasi Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) menjadi Universitas Negeri Tapanuli Raya (Untara), dugaan pelanggaran kode etik dan displin ASN atas nama Profesor Yusuf Leonard Henuk.

Hingga berita ini diturunkan, Selasa (1/6/2021), Rektor IAKN diam seribu bahasa padahal saat di hubungi handphone miliknya online.

BACA JUGA: DPRD Taput Janji Teruskan Sikap Forsaptu kepada Presiden dan Menag

Sebelumnya diberitakan, Forum Solidaritas Peduli Tapanuli Utara (Forsaptu) secara berjenjang melakukan aksi damai menyampaikan sikap di Gedung DPRD Tapanuli Utara, Jumat (28/5/2021), Ketua dan anggota DPRD lainnya menerima tuntutan/ sikap peserta aksi,

Sikap yang disampaikan secara tertulis berisikan, agar dewan bekerja sama dengan Pemerintah Tapanuli Utara mengambil langkah strategis tercapainya transformasi IAKN menjadi Untara.

Poin berikutnya, meminta DPRD untuk menyurati Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Kementerian Dalam Negeri RI dan Ombudsman untuk dilakukan pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran kode etik dan displin ASN atas nama Profesor Yusuf Leonard Henuk.

Poin ketiga, mendesak Kementerian Agama untuk menarik Profesor Yusuf Leonard Henuk dari bumi Tapanuli Utara serta melakukan pengawasan terhadap proses hukum atas laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan penghinaan yang dilakukannya.

Penulis: Alponso Situmorang 

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe