Kepala Dinas Kesehatan Taput Alexander Gultom.(PALAPAPOS/Alpon Situmorang)
TAPANULI UTARA - Penanganan satuan gugus tugas Tapanuli Utara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid 19 patut diacungi jempol. Pasalnya, setiap ada warga yang terpapar tim satgas covid 19 kerap gerak cepat dengan tegas melakukan tracing serta mengisolasi ataupun mengkarantina dusun dimana ada warganya yang terpapar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Dinas Kesehatan, Kamis (10/6/2021). Kasus terkonfirmasi Covid 19 totalnya hingga 9 Juni berada di angka 2.252 kasus, sedangkan jumlah pasien yang sembuh mencapai 2.082 serta meninggal 32 orang.
Warga dalam proses pemantauan 138 orang dengan rincian yang menjalani isolasi mandiri sebanyak 111 orang dan yang sedang menjalani isolasi di rumah sakit 27 orang.
Kadis Kesehatan Taput, Alexander Gultom mengatakan, menungkik tajamnya jumlah kasus yang terpapar menjadi salah satu indikator saat ini wilayahnya masuk zona kuning.
“Lonjakan kasus yang menyematkan Taput masuk zona Oranye yakni pada Mei kemarin dimana terjadi peningkatan jumlah terkonfirmasi hingga 600 kasus,”katanya.
Bahkan pada bulan itu, terdapat total 800 warga menjalani isolasi mandiri, jika dikalkulasi rata-rata kasus perhari mencapai 30 warga terpapar.
Dengan intensnya penanganan dari Satuan Gugus Tugas dan cepatnya langkah yang diambil Bupati Taput, Alexander menyebutkan salah satu penekan lonjakan terjadi kembali.
"Saat ini sudah banyak warga yang menyelesaikan isolasi mandiri dan berdasarkan data rata-ratanya sekarang di bawah 10 kasus perhari. Kita harapkan tidak ada lagi lonjakan dengan bersama-sama menerapkan protokol kesehatan,"pintanya.
Sebelumnya, Bupati Taput, Nikson Nababan memutuskan membuka kembali pesta adat dan masyarakat dapat beraktifitas di luar rumah dengan protokol kesehatan ketat.
Transportasi publik industri, aktivitas bisnis , tempat olah raga, fasilitas layanan kesehatan dapat dibuka secara normal tetap dengan protokol kesehatan.
Penulis : Alfonso
Editor : Benys





Comments
Leave a Comment