Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini. PALAPAPOS/Hafiz

BEKASI – Kelanjutan proses pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi dengan PDAM Tirta Patriot Pemerintah Kota Bekasi diketahui masih alot. Pasalnya, wacana pemisahan asset PDAM digulirkan beberapa tahun yang lalu.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bekasi, Ani Rukmini mengatakan, percepatan pemisahan aset tersebut harus segera dilakukan.

“Saya meminta agar bagian ekonomi secepatnya bisa melakukan percepatan pemisahan aset PDAM menjadi BUMD total milik Kabupaten Bekasi,”katanya.

Ani menegaskan, pemisahan aset ini prosesnya terkesan lama. Padahal, sudah sejak Februari lalu kesepakatan nilai kompensasi sudah rampung sebesar Rp155 Miliar, namun hingga kini belum ada penendatanganan kesepakatan.

BACA JUGA: Pemkot Bekasi Minta Pembayaran Akuisisi PDAM Tirta Bhagasasi Bertahap

BACA JUGA: Proses Pemisahan Aset PDAM Tirta Bhagasasi Masih Alot

BACA JUGA: Lambat Akuisisi, PDAM Tirta Bhagasasi Terancam Kehilangan Payung Hukum

“Kenapa lama sekali pemisahan Asetnya. Pertanyaan saya, kapan pemisahan asetnya itu terjadi. Kalau soal pembayaran kan hal teknis. Secara de jure-nya kapan itu penandatangan pemisahan aset,” kata Ani dengan nada kesal.

Kepala Bagian Ekonomi Kabupaten Bekasi, Gatot Purnomo menjelaskan, pemisahan aset PDAM Tirta Bhagasasi dilakukan apabila Pemkot Bekasi sudah membayar Rp155 Miliar. Jika sudah dibayar, maka saat itulah pemisahan asset PDAM dikatakan sah.

BACA JUGA: Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Dinilai Terkesan 'Membangkang'

“Jika Pemkot Bekasi membayar pemisahan aset Rp155 Miliar, maka disitulah sudah terjadi pemisahan. Persoalannya sampai sekarang Pemkot Bekasi belum bayar. Justru sekarang Pemkot Bekasi bingung dengan mekanisme bayarnya menggunakan pos anggaran apa,”ujar Gatot.

Menurutnya, surat mengenai rapat pembahasan percepatan pemisahan asset PDAM Tirta Bhagasasi dengan Pemkot Bekasi sudah dikirimkan pada Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“Kami sudah mengirim surat kepada Ketua DPRD agar segera membahas percepatan aset PDAM,”tandas Gatot.

Penulis : Hafiz

Editor : Benys

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.