Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi. IST

BEKASI - Direktur Center For Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi meminta agar penegak hukum menidak lanjuti dugaan pungutan liar (Pungli) pembangunan JL. Mesjid Al-Ikhlas Rt 008.010 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Terkait dugaan pungli tersebut Selasa (5/7/2021), warga telah melayangkan surat somasi pertama kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Dinas BMSDA Kota Bekasi.  

"Sudah sangat jelas, sesuai undang-undang Nomor 31 Tahun 1991 junto. Undang-undang nomor 21 Tahun 2021 tentang pemberantasan tindak korupsi. Bahwa Pungutan Liar (Pungli) adalah tindakan melawan hukum. Selain itu pungli termasuk tindakan korupsi dan merupakan kejahatan luar biasa, dan harus di bumi hanguskan,"kata Uchok Sky Khadapy tegas, Selasa,(7/7/2021).

Selain itu, dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 87 Tahun 2016 Pasal 4 Tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar, bahwa pelaku pungutan liar bisa tertangkap tangan dengan bukti dan fakta yang otentik.

"Saya mengatakan dengan tegas, pelaku pungli harus ditangkap dan diadili dengan seadil-adilnya tanpa kompromi. Ini merupakan penyakit sosial yang dilakukan masyarakat ataupun warga negara Indonesia di lingkungannya,"ucapnya.

BACA JUGA: Sekdis BMSDA Kota Bekasi ‘Bingung’ Menjawab Pertanyaan Wartawan

BACA JUGA: Dugaan Pungli, Warga Somasi Dinas BMSDA Kota Bekasi

Sebelumnya, Selasa (6/7/2021) palapapos.co.id memberitakan, Warga melayangkan surat somasi ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi terkait adanya dugaan pungutan liar (Pungli) terhadap warga yang tinggal di Jl. Masjid Al-Ikhlas RT 008/010 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi.

Ahmad Fathoni selaku warga yang tinggal didaerah tersebut menjelaskan, dirinya sudah melakukan somasi pada Senin (5/7/2021) ditujukan kepada Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

"Saya sudah lakukan somasi kepada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang tertuju kepada kepala Dinas nya, yaitu Arief Maulana,"kata Ahmad Fathoni

Penulis: Yudha

PALAPAPOS © 2021

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.