Workshop yang digelar Prodi Desain Mode ISI Denpasar. PALAPA POS/Istimewa

DENPASAR - Program Studi Desain Mode (FSRD) ISI Denpasar bekerja sama dengan Direktorat Kesenian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengenalkan teknik tenun dobel ikat dari tiga negara.

"Kami adakan diskusi bersama Kementerian yang menitikberatkan pada berbagi pengalaman para pakar di bidang masing-masing yang bermuara pada penguatan budaya lokal Bali dan kecintaan akan tekstil tradisional Bali berikut pengembangannya," kata Ketua Program Studi Desain Mode ISI Denpasar, Tjok Istri Ratna Cora di Denpasar, Kamis (13/12/2018) malam.

Dalam diskusi dan lokakarya/workshop bertajuk "Threads on Threads of Indonesia #2" yang diawali dengan pemaparan lahirnya "Threads on Threads of Indonesia" yang diprakarsai oleh Tjok Istri Ratna Cora dan juga akademisi ISI Denpasar Wayan Sujana itu, pihaknya menghadirkan tiga narasumber.

Ketiga narasumber lintas negara yakni Nyoman Sudira (pemilik Pertenunan Astiti), Shigemi (peneliti tenun dobel ikat) dan Andy (peneliti endek), sedangkan peserta dari kalangan siswa-siswi SMA/SMK dan sejumlah mahasiswa perguruan tinggi di Pulau Dewata.

Para narasumber membicarakan tentang teknik dan proses pembuatan tenun endek serta menyampaikan bahwa ada tiga tempat di dunia yang menggunakan teknik dobel ikat yaitu India, Jepang dan Bali. Sementara pembicara Andy, narasumber asal Kanada memaparkam tentang "fair trade" atau perdagangan yang transparan dan menekankan pada ekonomi lokal sehingga keberlanjutan terjadi.

Dalam rangkaian kegiatan "Threads on Threads of Indonesia #2" yang juga diisi dengan workshop "Paper Dress" itu, Ketua Panitia Tiartini Mudarahayu mengatakan workshop dibagi dalam beberapa kelompok terdiri dari siswa SMA, SMK dan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Bali. Workshop yang berdurasi selama dua jam itu menghasilkan karya-karya busana dengan berbagai teknik lipat kertas koran dan majalah.

"Mereka membuat pakaian dari bahan kertas (paper dress), mengacu pada pemikiran tentang eco design, desain berbasis lingkungan," ujar Tiartini.

Kegiatan Workshop berjalan aktraktif dalam suasana eksplorasi yang melibatkan para peserta yang dipandu oleh narasumber, yang merupakan akademisi Desain Mode ISI Denpasar, Kelian Sari dan Wiweka Ari. (ant)

Comments

  • xbhddcsoud

    5 years ago

    Muchas gracias. ?Como puedo iniciar sesion?

    Replay

Leave a Comment

Berita Lainnya

PMII STIES Mitra Karya Gelar Tradisi Munggahan

KOTA BEKASI - Menyambut bulan suci Ramadhan, para umat Islam di Indonesia biasanya gemar melaksanakan tradisi munggahan atau berkumpul dengan keluarga dan kerabat yang

Ribuan Keturunan Pomparan Sihotang Simarsoit Akan Penuhi Gedung Pertemuan Advent

KOTA BEKASI - Diperkirakan pada Senin (11/3/2024) mendatang, ribuan keturunan pomparan Sihotang Simarsoit, Boru, Bere dan Ibebere akan memenuhi

Memperat Tali Silaturahmi, Komunitas Suku Batak Gelar Pesta Bona Taon

KOTA BEKASI - Dalam rangka menyambut awal tahun sekaligus mempererat ikatan tali silaturahmi, komunitas suku Batak Sektor 3 Kampung Cerewet,

Ini Cara Ketua Kombas Mempertahankan Batik di Bekasi

KOTA BEKASI - Ketua Komunitas Batik Bekasi (Kombas), Barito Hakim Putra menjelaskan pihaknya memiliki strategi khusus agar masyarakat Kota Bekasi bisa terus melestarikan buday

Bupati Taput Buka Konsolidasi Tarombo dan Pembatasan Waktu Pelaksanaan Pesta Adat

TAPANULI UTARA - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan membuka pelaksanaan konsolidasi tentang tarombo (silsilah-red) Batak dan pembatasan waktu pelaksanaan pesta adat batak di

Ribuan Keturunan Sigodangulu Sihotang Hadiri Acara Doa Bersama

HUMBAHAS - Doa Bersama (Partangiangan Bolon) Pertama Pomparan Raja Sigodangulu Sihotang, Sabtu 05 November 2022 di Parlilitan berlangsung lancar dan meriah. Acara ini dih