Tenaga kesehatan vaksinasi warga. PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) di Kota Bekasi, Jawa Barat saat ini belum dibayarkan karena seluru data jumlah 'Nakes' yang ada belum terkumpul.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, menurutnya, insentif tersebut akan dibayarkan pada Oktober mendatang ketiks semua data nakes terkumpul.

"Kemarin kan perlu dilakukan refocusing dan alhamdulilah dari teman-teman puskesmas dan rumah sakit datanya sedang kita minta karena belum masuk semuanya. Kemudian juga ada aturan baru dari Kementerian Kesehatan, jadi kita harus sesuaikan, mudah-mudahan 2021 selesai,"ungkap Tanti kepada palapapos.co.id, Jum'at (24/9/2021).

Tanti pun mengatakan, perkiraan anggaran untuk dibayarkan kepada tenaga kesehatan mencapai Rp 60 miliar dan saat ini dirinya sedang menunggu data keseluruhan 'Nakes' di Kota Bekasi.

"Estimasi mencapai Rp 60 miliar, tapi untuk real nya, kita menunggu dari semua Puskesmas dan Rumah Sakit. Jadi datanya harus segera diberikan kepada kami, agar bisa kita ajukan dan langsung dicairkan,"katanya.

Terpisah Ketua Komisi Empat DPRD Kota Bekasi, Sardi Effendi mengatakan,  hal tersebut terjadi karena proses pembayaran saat ini menggunakan Sistem Informasi Pendapatan Daerah (SIPD).

"Seluruh pertanggungjawaban menggunakan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) dan sebagian Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Saya juga mengambil sampel beberapa tenaga kesehatan saya tanyakan semua sudah diajukan dan sedang diproses,"kata Sardi Effendi.

Diapun mengatakan, kurang ada indikasi lamban, alasan kelenkapan data mempersulit proses pencairan insentif Nakes oleh Dinas Kesehatan kuang tepat.

"Saya kira insentif tenaga kesehatan perlu dibayarkan dengan segera dan tidak perlu dipersulit, mereka bekerja dengan susah payah dan bertaruh nyawa. Maka dari itu, saya menyampaikan agar Pemerintah Pusat punya regulasi mengatur pencairan insentif tenaga kesehatan,"tegas Sardi kembali.

Penulis: Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.