Petugas pencatat Kwh meter PLN.

BEKASI - Biller atau yang tenar pencatat dan pengecekan Kwh meter dan pemutusan hubungan dari PT HEN Jaya subcon Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) di wilayah Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cibitung, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP 3) Cikarang keluhkan gaji yang dicicil bahkan bulan terakhir belum dibayarkan.

Menurut salah satu karyawan petugas pencatat Kwh meter dan penagihan (Biller) Billy Aditya mengatakan, gaji karyawan beberapa bulan dari PT HEN Jaya dibayarkan tidak sesuai dengan perjanjian kontrak kerja, bahkan satu bulan terkahir gaji mereka belum turun.

"Benar, gaji yang kami dapati tidak sesuai dengan kontrak kerja, yang semula Rp 4.991.344 tapi yang kami dapat di bulan Desember hanya Rp 2.700,000. dan di bulan Januari hanya Rp 2.000,000. Sedangkan di bulan Februari ini kami belum dibayar sama sekali,"jelas petugas pencatat meter dan penagihan (Biller), Billy Aditya di basecamp Perumahan Gramapuri Persada, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (15/03/2022).

Billy menjelaskan, walaupun gaji belum dibayar, ia bersama 36 orang teman-temannya akan terus menjalankan aktifitas bekerja pencatatan meter dan penagihan.

"Kami akan tetap bekerja melaksanakan tugas seperti biasanya, walaupun gaji kami masih terganjal. Kami meminta kepada pihak PT HEN Jaya untuk segera menyelesaikan kewajibannya membayar gaji kami,"pinta Billy bersama teman-temannya.

Riih yang juga petugas Biller menambahkan, selain kurangnya pembayaran gaji yang seharusnya diterimanya berdampak terhadap perekonomian keluarganya menjadi terpuruk hingga banyak utang.

"Akibat terkendalanya pembayaran gaji, saya tidak bisa membayar cicilan motor dan juga saya tidak bisa membayar utang buat makan dan ongkos kerja,"keluh Riih.

Riih juga menceritakan dirinya pernah sakit, lalu ia berobat dengan memakai BPJS, namun ketika akan digunakan di Rumah Sakit untuk berobat, ternyata BJPS nya tidak aktif.

"Saya waktu itu sakit, ketika saya berobat memakai BPJS ternyata BPJS saya sudah tidak aktif lagi. Mungkin saja belum dibayarkan oleh PT HEN Jaya,"cerita Riih yang dibenarkan Jaya.

“Kepada pihak PT HEN Jaya untuk segera memberikan apa yang sudah menjadi hak mereka yaitu gaji, agar dapat membayar utang dan membayar cicilan motor serta dapat memenuhi kebutuhan kami sehati-hari,"pungkas Riih.

Penulis : Alfian

Comments

  • Andi

    4 years ago

    Wah parah amat ya..kasihan petugasnya pak..

    Replay
  • Gilby

    4 years ago

    Keterlaluan pt hen jaya Karyawan yg sengsara di buat nya

    Replay

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.