Komisioner Bidang Data dan Informasi KPAD Kota Bekasi Firli Zikrillah (kanan). PALAPA POS/ Yudha

BEKASI - Menyikapi persoalan salah seorang siswi SMP Bani Taqwa diduga dilarang mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS) lantaran belum membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah, Komisioner Bidang Data dan Informasi KPAD Kota Bekasi Firli Zikrillah menjelaskan hal tersebut tidak perbolehkan karena akan mempengaruhi psikologis anak, Kamis (29/9/2022).

“Kalau melihat fenomena yang ada pasti memiliki kecenderungan si anak tersebut mengalami traumatik, tertekan dan diskriminasi tersendiri. Tapi perlu ada pendalaman saat kondisi awal,”katanya saat dihubungi palapapos.co.id.

Secara kelembagaan, Firli pun menyatakan sangat prihatin atas kejadian tersebut. Terlebih saat ada problematika antara anak dan sekolah yang menjadi korban adalah anak.

Kata dia, mengacu Undang-undang Perlindungan Anak No 35 tahun 2014 menjelaskan, bahwa anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.

“Tidak ada dasar hukum atau alasan yang membuat sekolah memberikan skorsing kepada anak dengan melarang mengikuti Penilaian Tengah Semester (PTS) lantaran belum membayar uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah. Sementara negara sudah menjamin sistem wajib belajar 13 tahun terhitung dari jenjang PAUD,”ucapnya.

Lebih lanjut ia pun menghimbau agar pihak sekolah yang menemukan kendala administrasi persoalan anak tidak melibatkan anak.

“Harus dipisahkan antara ranah orang tua dengan sekolah, jangan libatkan sama sekali siswi atau anaknya. Kami pun KPAD akan memfasilitasi wali murid tersebut dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi. Nanti kan dinas terkait bisa melakukan survey apakah secara ekonomi layak dibantu oleh negara, dan tinggal diurus saja mekanismenya, apakah melalui Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau semacam nya,”pungkasnya.

Penulis : Yudha 

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.