Salah satu mahasiswa pendemo di Kejari Kota Bekasi yang diduga di seret aparat saat demo. PALAPA POS/ Yudha

KOTA BEKASI - Puluhan mahasiswa STIE Mulia Pratama Kota Bekasi (PMII, GMKI, Badan Eksekutif Mahasiswa-red) bersama asosiasi pedagang pasar Kranji Baru gelar aksi didepan Kejaksaan Negeri Bekasi. Hal itu terjadi lantaran sampai saat ini proses revitalisasi pasar tersebut tidak kunjung ada kejelasan, Senin (20/3/2023). 

Namun nahas, saat salah satu mahasiswa, M. Dwi Alvian lakukan orasi yang juga kader PMII Cabang Kota Bekasi, diketahui mendapat tindakan represif dari oknum kepolisian dengan menarik kaki hingga tersungkur. 

Menanggapi hal itu, Ketua Cabang PMII Kota Bekasi, Yusril Nager menyayangkan tindakan oknum kepolisian tersebut. Terlebih ia menegaskan bahwa tugas aparat kepolisian adalah mengayomi dan melindungi masyarakat. 

"Sesuai dengan Undang-undang nomor 2 tahun 2002, tugas Polisi adalah penegak hukum, pelindung, pengayom dan pebimbing untuk masyarakat. Namum ini malah berlawanan dengan aturan tersebut, ketika massa aksi menyuarakan tuntutan nya dimuka umum pihak kepolisian malah "menyeret" mahasiswa tersebut yang kebetulan kader PMII Cabang Kota Bekasi," katanya. 

Lebih lanjut, pria asal Flores tersebut menyatakan petinggi Polres Metro Bekasi Kota harus menindaklanjuti oknum anggota nya yang bertindak represif sehingga mencoreng citra kepolisian. 

"Maka kami mengecam keras kepada Polres Metro Bekasi Kota untuk menindaklanjuti atas tindakan represif oknum aparat kepolisian kota Bekasi yang telah melukai sahabat kami, M. Dwi Alvian", ucapnya kepada palapapos.co.id.

Jika tidak ada tindaklanjut, Yusril menambahkan akan lakukan aksi demontrasi didepan Polres Metro Bekasi Kota agar oknum tersebut ditindak tegas. 

"Jika 1x24 jam oknum polisi yang bertindak represif itu tidak melakukan permohonan maaf, maka kami akan siap mengawal hingga permasalahan ini selesai didepan gedung Polres Metro Bekasi Kota," tukasnya. 

Penulis : Yudha 

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.