j. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi.

KOTA BEKASI - Diadakan di Command Center Kota Bekasi, Pj. Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Junaedi bersama Asisten Daerah Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat, Innayatullah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawaty menerima para tim Pembina Kab/Kota Sehat Provinsi Jawa Barat dalam rangka pembinaan Kota Sehat tahun 2023 untuk Kota Bekasi.

Kegiatan ini dilaksanakan secara offline dan online diikuti Perangkat Daerah, Camat dan Lurah se Kota Bekasi.

Kota Bekasi dalam segi kesehatan telah menjamin kesehatan masyarakat dengan menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan dengan segala penunjang baik sarana prasarana, SDM, sampai jaminan pembiayaan kesehatan.

Pj. Sekretaris Daerah menyambut baik akan hal ini, karena merupakan cita-cita dan harapan kami untuk menciptakan kota yang sehat, bukan dari penilaiannya saja tetapi dapat dirasakan oleh masyarakat.

Kota Bekasi telah mendapatkan Swasti Saba Padapa tahun 2015 dengan dua tatanan, yaitu kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum dan kawasan sarana tertib lalu lintas dan juga pada tahun 2017 mendapatkan Swasti Saba Wiwerda dengan tambahan kawasan kehidupan masyarakat yang mandiri dan kawasan perkantoran yang sehat.

"Bukan mudah meraih penghargaan tersebut, berbagai kendala dan masalah ditemui. Ini adalah bentuk upaya kami membangun Kota Bekasi menuju Kota Sehat."kata Junaedi.

Ia juga memaparkan Kota Bekasi masih belum memenuhi salah satu prasyarat verifikasi Kota Sehat, yaitu Open Defecation Free (ODF) diatas 80%. Tahun 2021 dari 56 Kelurahan hanya 13 Kelurahan saja atau sekitar 23% yang sudah ODF dan tahun 2022 baru 21 Kelurahan dari 56 Kelurahan di Kota Bekasi atau 37,5% yang sudah ODF, sehingga kota bekasi tidak dapat mengikuti verifikasi kabupaten/kota sehat di tahun 2021 dan 2023. Selain itu belum terbentuknya Forum Kota Bekasi Sehat, juga menjadi kendala penyelenggaraan Kota Sehat di Kota Bekasi.

"Alhamduillah, pada tahun 2023 ini telah terbentuk Forum Kota Bekasi Sehat, yang diketuai oleh Ibu Plt. Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono. Pada tahun ini insya Allah akan dicapai 92% Kelurahan ODF di Kota Bekasi, dan kami optimis mendapatkan swastisaba wistara pada tahun 2025,”ujar Junaedi.

Sekda selaku ketua Tim Pembina Kota Bekasi Sehat sangat berharap adanya koordinasi antar semua elemen masyarakat agar terbentuknya Kota Bekasi yang sehat dan manfaatnya bisa dirasakan bersama. (red)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.