Bidang Pengawas dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi saat pemaparan aplikasi Sistem Manajemen Pendataan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah (SIMPOKESI ). PALAPA POS/ Yudha

KOTA BEKASI - Kepala Bidang Pengawas dan Pengendalian (Wasdal) Bapenda Kota Bekasi, Agustinus Prakoso mengatakan, pihaknya akan lakukan pendataan terhadap restoran online melalui sistem aplikasi Sistem Manajemen Pendataan Potensi Pajak dan Retribusi Daerah (SIMPOKESI).

"Hal itu guna meningkatkan dan mengoptimalkan potensi pendapatan daerah. Sasaran dari SIMPOKESI untuk menjaring dan mendata aplikasi grabfood, gofood, shopefood dan aplikasi penyedia jasa makanan lainnya,"katanya, Selasa (18/7/2023).

Lebih lanjut, Agustinus pun menjelaskan, pihaknya tengah lakukan persiapan regulasi dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) memasukan unsur pendataan pajak restoran online.

"Terkait hal tersebut kita sedang menyiapkan regulasinya. Di Raperda kita masukkan unsur dari pendataan pajak restoran online. Kita juga di perkuat dari regulasi Kepwal terhadap restoran online. Prinsipnya bagaimana pembangunan di Kota Bekasi notabennya bergerak di jasa pelayanan. Bisa menambah Pendapatan Asli Daerah,"ucapnya.

Selain itu, untuk UPTD diharapkan lakukan pendataan serta memasukan para Calon Wajib Pajak (CWP) kedalam aplikasi SIMPOKESI. Terlebih untuk setiap restoran yang memiliki omset diatas Rp 10 juta sudah menjadi wajib pajak.

"Untuk targetnya sesuai perda nomor 10 tahun 2019. Bahwa omset diatas Rp 10 juta sudah bisa di kenakan menjadi wajib pajak. Tentunya dengan sasaran tersebut 20 calon wajib pajak saja dari 50 pendataan. Kalau rata rata Rp 2 juta per UPTD atau per-kecamatan, berarti ada tambahan pajak sebulan sekitar Rp 40 juta,"ungkap Agustinus.

Dengan SIMPOKESI, lanjut Agustinus akan mempermudah saat merencanakan kenaikan PAD Kota Bekasi. Dan tentunya Pemerintah Kota Bekasi tidak boleh kalah dengan perkembangan teknologi yang ada.

"Ini memudahkan sekaligus juga untuk tahun depan atau kedepannya. Ketika kita merencanakan kenaikan PAD atau APBD, nah kita menghitungnya dari potensi ini. Jadi aplikasi ini memudahkan usernya UPTD mendata dari handphone untuk restoran online dan mereka menginput sendiri,"tutupnya.

Penulis : Yudha

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.