Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

SEMARANG - Praktisi hukum Th Yosep Parera mengatakan kepolisian tidak perlu menunggu pengaduan tentang dugaan mafia pengaturan skor dalam sepak bola, karena tindak pidana tersebut termasuk dalam delik kejahatan.

"Tidak perlu menunggu pengaduan, polisi bisa langsung bergerak," kata Yosep, di Semarang, Jumat (21/12/2018).

Menurut dia, polisi memiliki kewenangan untuk masuk dalam menyelidiki dugaan pengaturan skor dalam sepak bola tersebut. Ia menjelaskan polisi bisa menggunakan Undang Undang Nomor 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap untuk menjerat pelaku pengaturan skor dalam sepak bola.

"Undang-undang ini dibuat zaman Orde Lama, namun jarang digunakan. Peraturan ini bisa jadi rujukan," kata pendiri Rumah Pancasila ini pula.

Baca Juga: PSSI Siap Sinergikan Komite Ad Hoc Dengan Satgas Polri

Dalam mukadimah undang-undang ini dijelaskan, kata dia, banyak terjadi perbuatan yang hakikatnya bertentangan dengan kesusilaan dan moral Pancasila yang membahayakan kehidupan masyarakat dan bangsa.

"Kalau terjadi pengaturan skor bisa banyak muncul perjudian. Dengan demikian kepentingan umum ikut terganggu," katanya lagi.

Sementara itu, berkaitan dengan adanya aturan tersendiri yang menaungi PSSI, ia menilai asas lex spesialis tidak berlaku terhadap UU Nomor 11 Tahun 1980 tersebut.

"Lex spesialis hanya berlaku untuk peraturan perundang-undangan yang kedudukannya sejajar," ujar Ketua Peradi Semarang itu lagi.

Baca Juga: Bareskrim Panggil Lima Saksi Kasus Pengaturan Skor Sepakbola

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan akan membentuk satuan tugas khusus untuk menuntaskan dugaan praktik pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr