Ist.

MEDAN - Dalam Pilkada serentak 2024 kali ini, sejumlah partai berbondong bondong mendukung Bobby Nasution, hanya tersisa 1 partai yaitu PDIP, yang notabene bisa mengusung calon kepala daerah tanpa koalisi.

Diketahui, PDI Perjuangan sudah menyerahkan surat tugas kepada Edy Rahmayadi guna bisa melaju dan berikhtiar menjadi Calon Gubernur Sumatera Utara. Edy diberi waktu dua minggu untuk melakukan konsolidasi, dan merangkul seluruh elemen partai.

"Namun dalam pemilihan kepala daerah di wilayah Sumatera Utara, hendaknya para Tokoh Lintas Agama, Tokoh Lintas Adat, Tokoh Lintas Pemuda dan Tokoh Lintas Suku bisa memberikan dukungan terhadap calon kepala daerah kombinasi antara Muslim dan Non-Muslim untuk menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera 2024 - 2029," ujar Pengasuh Majelis Sholawat Ahlul Kirom, Kyai Khambali, dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/8/2024).

Hal ini, kata Kyai Khambali, karena Sumatera Utara entitas dan miniatur Bangsa Indonesia, semua unsur di Sumut, ada semua (beragam suku dan agama). Kyai Khambali mengatakan pihaknya tidak memandang agama dalam hal pemilihan kepala daerah, tetapi lebih pada kinerja mereka.

Dalam Pilkada Sumatera Utara, misalnya, menurut Kyai Khambali, pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang ideal dan serasi dari PDIP adalah Edy Rahmayadi dan Nikson Nababan. "Apalagi seorang Nikson Nababan sangat didukung oleh Tokoh Tokoh Lintas Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Multi Etnis. Hal ini karena seorang Nikson tahu apa yang perlu dikerjakan," ucap Kyai Khambali.

"Kami melihat yang kinerjanya bagus saja yang kami pilih, dan jika kombinasi pasangan Edy Rahmaydi - Nikson Nababan bersatu, ini sebuah kekuatan maha dahsyat dalam Pilgubsu tahun ini. Dan Sumut akan berdikari dan bermartabat serta bermutu," kata Kyai Khambali yang juga Ketua Umum Gema Santri Nusa.

Menurutnya, sangat ideal dan serasi Nikson Nababan dipasangkan dengan Edy Rahmayadi.

"Jika kombinasi Muslim dan Non Muslim ini bersatu yaitu antara Edy Rahmayadi - Nikson Nababan, maka betapa indahnya sebuah kolaborasi. Sumut bukan wilayah radikal yang sering digaungkan oleh segilintir oknum untuk kepentingan personal."

"Namun Sumut sangat Indah dengan keberagaman, apalagi jika nantinya Sumut dipimpin pasangan 'pelangi' dan yang ideal dan serasi adalah pasangan Edy Rahmayadi dan Nikson Nababan yang penuh prestasi," tutup Kyai Khambali. (Red).

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson