Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyerahkan sampel air Kali Bekasi ke Dirjen Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan. Foto: Twitter Pemkot Bekasi

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, meminta pembuktian laboratorium kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) atas klaim Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyatakan Instalasi Pengolahan Air Sampah (IPAS) di Bantargebang berjalan optimal.

"Hari ini, saya menyerahkan sampel air licit yang sudah diolah Pemprov DKI di Bantargebang dan yang diambil langsung sebelum diproses dan setelah pemerosesan untuk diteliti kebenarannya," kata Rahmat di Bekasi, Selasa (24/10/2018).

Kedatangan Rahmat yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Jumhana Luthfi ke Kantor Kementerian LHK di Jakarta, disambut langsung Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan M R Karliansyah beserta jajarannya.

Menurut Rahmat, DKI telah mengklaim bahwa IPAS yang mereka pasang di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bantargebang telah berjalan optimal dalam menetralisasi kandungan limbah sampah yang terserap ke air tanah warga di sana.

"Sampel olahan IPAS TPST Bantargebang katanya sudah layak kembali menjadi habitat hidup ikan. Benar tidaknya kami serahkan sampel ini untuk diteliti. Satu lagi air licit yang belum diolah sama sekali, supaya tergambar kandungan di dalamnya," katanya.

Rahmat mengatakan, pihaknya sengaja menyerahkan juga kedua sampel tersebut kepada KLHK sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam penelitian limbah lingkungan.

Sebab hasil pemeriksaan atas kedua sampel sangat diperlukan untuk dibahas lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku pemilik TPST Bantargebang.

"Kami sepakat agar pengelolaan TPST Bantargebang ke depan lebih baik lagi, sehingga tak mengakibatkan dampak negatif bagi lingkungan," katanya.

Pemeriksaan ini diperlukan untuk jadi bahan laporan menjelang pembahasan yang akan dilakukan kedua pemerintah perihal pengolahan sampah di TPST Bantargebang.

Rahmat menambahkan, agenda itu sekaligus menindaklanjuti rencana kedatangan tim persampahan DKI ke Kota Bekasi pada Kamis (25/10).

"Kedatangan tim persampahan itu sekaligus membahas tuntas terkait 'road map' kerja sama kemitraan kedua daerah serta kompensasi dana bau sampah di TPST Bantargebang," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.