Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono (kiri) saat meninjau lokasi pergeseran tanah bantaran Kali Bekasi di RT005 RW004 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu. PALAPA POS/Istimewa

BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, meminta kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk memprioritaskan pembangunan tanggul di sepanjang Kali Bekasi pada 2019.

"Permintaan ini untuk mencegah terjadinya pergeseran tanah di bantaran sungai yang lebih luas lagi pada lingkungan warga di sekitarnya," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono di Bekasi, Jumat (4/1/2019).

Hal itu dikatakannya saat meninjau lokasi pergeseran tanah bantaran Kali Bekasi di RT005 RW004 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.  Pergeseran tanah itu sebelumnya juga terjadi di bantaran Kali Bekasi yang terletak di Jalan Expres Raya Perumahan Kemang Pratama, Kecamatan Rawalumbu pada Selasa (1/1/2019).

Tri mengatakan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku otoritas sungai perlu memprioritaskan pembangunan tanggul baru di sepanjang Kali Bekasi guna mengantisipasi kerusakan lahan yang lebih luas lagi.

Tri mengatakan, sudah hampir 20 tahun lamanya Kali Bekasi tidak direstorasi sehingga menjadi salah satu penyebab munculnya sejumlah titik rawan pergeseran tanah.

"Di beberapa lokasi sudah sangat kritis hingga terjadi pergeseran tanah dan juga pengikisan terhadap lahan yang ada," katanya.

Tri Adhianto mengharapkan, Kota Bekasi bisa masuk dalam skala prioritas penurapan sungai supaya tidak ada lagi kejadian serupa di kemudian hari.

"Kalau ada kegiatan yang dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum di Kota Bekasi, ini akan kita jadikan prioritas utama, kemarin yang sudah terjadwalkan bisa kita lakukan pada tahun berikutnya," kata Tri.

Tri juga berharap supaya pembangunan turap tersebut segera dilakukan untuk mencegah adanya rumah tinggal atau bangunan milik warga yang di bantaran Kali Bekasi yang amblas.

"ini kalau tidak disegerakan, akan banyak lagi warga Kota Bekasi yang tidak memiliki rumah dan tempat tinggal, karena tempat yang mereka tinggali lambat laun akan berubah menjadi sungai," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

PT. Mahaka Visual Indonesia Siap-siap Dipanggil Disnaker

KABUPATEN BEKASI - Setelah sekian lama tidak ada kejelasan mengenai kasus dugaan pemutusan sepihak terhadap karyawan Go Wet Waterpark, Dinas

Ampun... Solihin Ditinggal Kader PPP Dukung Paslon Tri Adhianto- Harris

KOTA BEKASI – Kader dan pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyampaikan selamat tinggal kepada Ketua DPC Solihin saat ini mencalonkan diri jadi wakil walikota n

Usai Deklarasi, Tri Adhianto Kunjungi Warga Terkena Banjir

KOTA BEKASI - Masyarakat Bekasi Jaya, Kota Bekasi, resmi menyatakan dukungan untuk pasangan calon Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi nomor 3, Tri Adhianto dan Abdul H

Calon Wali Kota Tri Adhianto Wakafkan Tanah untuk Gedung Aswaja Center

KOTA BEKASI - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dengan warga dan komunitas, calon Wali Kota Bekasi nomor urut 3 Tri Adhianto menghadiri pengajian Ahlussunnah wal Jama&#

Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Birokrasi Bebas dari Korupsi dan Tepis Tudingan Tak Berdasar

KOTA BEKASI - Calon Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan tekadnya membangun Kota Bekasi yang bersih, transparan, dan bebas dari korupsi.

<

KPU Kabupaten Bekasi Akan Gelar Debat Kandidat

KABUPATEN BEKASI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi akan menggelar debat kandidat Calon Bupati pada Minggu (3/11/2024) mendatang.