Lapangan Sepak Bola Lodaya Sakti di Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, merupakan salah satu lapangan sepakbola berstandar FIFA. PALAPAPOS/Istimewa

TASIKMALAYA - Kepala Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya Yudi Cahyudin mengatakan Lapangan Sepak Bola Lodaya Sakti membutuhkan bangunan tribun penonton di sisi utara dan selatan, selain edukasi masyarakat terkait penggunaan dan perawatan lapangan.

"Kami berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga memberikan bantuan pembangunan tribun penonton dengan kapasitas total 1.000 kursi," kata Yudi di sela-sela kunjungan Menpora Imam Nahrawi di Lapangan Sepak Bola Lodaya Sakti, Selasa (15/1/2019).

Lapangan Lodaya Sakti merupakan salah satu program kerja Yudi yang memanfaatkan dana desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang menghabiskan anggaran sebesar Rp1,4 miliar.

"Proses pembangunan lapangan ini membutuhkan waktu hingga delapan bulan sejak awal 2018. Ide pembangunan lapangan ini dari diskusi masyarakat desa yang berharap punya tempat ikonik dan menjadi penggerak ekonomi," katanya tentang lapangan sepak bola dengan rumput jenis zoysia matrella yang memenuhi standar internasional.

Yudi mengatakan lapangan Lodaya Sakti lantas menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai pertandingan sepak bola kabupaten bahkan provinsi sejak akhir 2018.

"Sekarang, ada kejuaraan sepak bola usia di bawah 14 tahun tingkat Jawa Barat di sini. Idealnya, lapangan ini maksimal dipakai untuk pertandingan hanya empat kali saja dalam satu pekan," ujar pria berusia 36 tahun itu.

Kepala desa yang juga pendukung klub sepak bola Persib Bandung itu mengakui lapangan Lodaya Sakti sudah perlu mendapatkan perawatan intensif menyusul rumput yang menguning dan sebagian sudah mengering.

"Biaya perawatan lapangan ini mencapai Rp5 juta setiap bulan berupa pemotongan rumput, penyiraman, dan pemupukan. Kami akan menutup lapangan ini pada Februari hingga Maret untuk kepentingan perawatan," katanya.

Selain tambahan fasilitas seperti tribun penonton dan kamar ganti pemain, Yudi menekankan lapangan Lodaya Sakti yang sudah populer di Internet itu tidak diperbolehkan dipakai sebagai lapangan upacara ataupun penyelenggaraan kegiatan lain desa, kecuali pertandingan olahraga.

"Kami masih akan membangun lapangan lain di Desa Cisayong sebagai lapangan latihan karena lapangan Lodaya Sakti hanya diperuntukkan sebagai lapangan pertandingan," katanya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Sosialisasi 'RIDHO' Diatas Rumput Hijau

KOTA BEKASI - Berbagai cara dilakukan para tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) nomor urut tiga, Tri Adhianto-Abdul Harris Bobihoe (RIDHO) untuk terus mensosialisasikan dan

Tri Adhianto Serahkan Bonus Kepada Atlet PON Aceh-Sumut

KOTA BEKASI - Sebanyak 53 atlet Kota Bekasi mengwakili kontingen Jawa Barat peraih medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh - Sumut mendapat bonus dari KONI setempat.

Tridatu Golf 2024 Diikuti 145 Peserta

BANTEN  - Tridatu Golf bertajuk 'Play Golf for Charity' yang diinisiasi oleh Forum Alumni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (FA KMHDI) berhasil digelar, M

Dewan Minta Pj Wali Kota Dukung Kota Bekasi Tuan Rumah Porprov Jabar

BEKASI  - Anggota DPRD Kota Bekasi, Komarudin meminta dan mneyerukan agar  Pj Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad mendukung persiapan Kota Bekasi menjadi tuan ruma

Jelang Perhelatan Porprov Jawa Barat, Tri Adhianto Janji Kota Bekasi Menjadi Tuan Rumah

KOTA BEKASI - Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Tri Adhianto menjelaskan dirinya akan berupaya agar Kota Bekasi menjadi tuan rumah saat perhelatan Pekan Olahraga P

Pengurus IPSI Datangi Kantor KONI Kota Bekasi, Ini Penyebabnya

KOTA BEKASI - Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bekasi datangi kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi. Hal tersebut dil