Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutannya pada World Economic Forum (WEF) 2019 di Davos, Swiss. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan upaya Indonesia dalam menjaga kelestarian hutan di tengah sorotan dunia soal deforestasi.

Luhut saat memberikan sambutan di sebuah workshop dengan tema "Accelerating Partnerships and Actions for Forest" dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) 2019 di Davos, Swiss, menyebut pemerintah telah memahami permasalahan terkait kehutanan.

"Dan kami bertindak dengan cepat. Presiden Jokowi sudah mengumumkan moratorium lahan sawit," tegasnya seperti dikutip dari siaran pers di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Menurut Luhut, larangan pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit merupakan salahbsatu contoh kebijakan dalam mengatasi masalah deforestasi.

Mantan Menko Polhukam itu menyatakan bahwa masalah deforestasi harus diselesaikan dengan menemukan titik keseimbangan antara tercapainya kelestarian lingkungan, kesejahteraan rakyat, ketahanan pangan nasional dan konsistensi penerapan peraturan perundang-undangan.

"Harus dilihat ekuilibriumnya, bagaimana kami menangani masalah lingkungan, bagaimana kami juga harus menjamin nafkah masyarakat, dan bagaimana kami harus menghormati regulasi yang diterbitkan oleh rezim pemerintahan sebelumnya, serta ketahan pangan di mana kami harus perhatikan kebutuhan nutrisi rakyat kami," terangnya.

Pemerintah, lanjut dia, juga memiliki kepentingan untuk menjaga lingkungan demi generasi selanjutnya. Tidak hanya menyinggung soal permasalahan kehutanan.

Luhut pun menyampaikan upaya-upaya pemerintah Indonesia untuk menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya adalah penanganan sampah plastik.

"Kami tidak mau melihat generasi Indonesia selanjutnya menjadi generasi kuntet hanya karena pemerintah salah membuat kebijakan hari ini," jelasnya.

Menurut dia, jika masalah sampah tidak ditangani, maka masyarakat yang mengkonsumsinya akan tumbuh dengan "stunting".

"Pemerintah akan bekerja dengan kredibel. Kami juga tidak ingin ada 'permainan' dalam mengerjakan hal ini," pungkas Menko Luhut meyakinkan para peserta dari berbagai unsur swasta dan aktivis internasional, bahwa Indonesia sangat serius menangani isu deforestasi atau penggundulan hutan.

Forum tersebut juga dihadiri puluhan peserta internasional seperti Albert Arnold Gore Jr, Wakil Presiden Amerika Serikat ke-45 pada pemerintahan Presiden Bill Clinton, Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez,  dan Satya Tripathi selaku asisten Sekjen PBB untuk program lingkungan. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat