Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Tobasa Mintar Manurung. PALAPAPOS/Jes Sihotang

TOBASA - Polres Tobasa telah menerima laporan dan sudah memintai keterangan dari sejumlah saksi pelapor, diantarnya Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Tobasa Mintar Manurung (55), sesuai dengan laporan polisi Nomor: LP/20/I/2019/SU/TBS tertanggal 23 Januari lalu dan pada Selasa (29/1/2019) akan dilanjutkan dengan pemanggilan saksi-saksi lain yang berhubungan dengan 'informasi dan barangbukti' ikan busuk tersebut.

Salah seorang sumber di Polres Tobasa yang dikonfirmasi terkait pelaporan tersebut membenarkan, dimana dalam berita acara pemeriksaan dilaporkan terkait pencemaran Lingkungan di perairan Danau Toba Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa, yang diketahui terjadi pada Kamis 23 Januari 2019 pukul 13.00 wib lalu.

Selain itu, sumber tersebut juga menyebut, bahwa yang diduga pelaku pencemaran dengan cara membuang ikan mati ke dasar Danau Toba dan pencemaran lingkungan ini masih dalam tingkat penyelidikan.

Namun sejumlah saksi-saksi seperti Rina Sondang Lumban Toruan (42), Holmes Hutapea (38) sebagai penyelam, Tianur br Marpaung (37), bekerja sebagai Nelayan Desa Sirungkungon, Hetdi Manurung (37) juga Nelayan Desa Sirungkungon dan menyerahkan empat Goni (karung plastik) yang berisi ikan busuk serta tiga botol air Danau Toba.

Sebagaimana dalam uraian pemeriksaan keterangan saksi Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Tobasa Mintar Manurung, adalah bahwa pada Senin 21 Januari 2019 sekitar pukul 10.00 wib, ia mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang membuang karung goni berisikan ikan busuk kedalam perairan Danau Toba, tepatnya di Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Tobasa. 

Kemudian, sambungnya, ia melaporkan kepada Bupati dan selanjutnya saya koordinasi dengan pihak Polres Tobasa, kemudian pada Kamis 24 Januari 2019, ia berangkat ke lokasi bersama dengan Bupati dan pihak Polres Tobasa serta penyelam sewaan meninjau lokasi.

Setelah sampai disana, ia menyuruh penyelam turun ke perairan Danau Toba dan menemukan satu buah karung dan ia pun menyobek dengan pisau dan didalamnya ditemukan ikan busuk. Alhasil, ia lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tobasa untuk diproses lebih lanjut.

Demikian laporannya, dan selanjutnya ditinjau langsung Bupati dan Wakil Bupati ke lokasi obyek yang diduga sebagai tempat pembuangan ikan-ikan busuk yang berdekatan dengan areal PT Aquafarm Nusantara di Sibalanja, Desa Sirungkungon, Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa. (jes)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson