Presiden Jokowi saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakertas) Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Istana Negara, Rabu (6/2/2019). PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Presiden Joko Widodo mendorong perbaikan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dengan mengacu pada potensi ekonomi dan risiko bencana daerah tersebut.

"Saya titip agar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mendorong jajaran pemerinta daerah menyiapkan RDTR, Rencana Detail Tata Ruang sehingga semuanya yang dibangun itu betul-betul mengacu pada RDTR ini khususnya daerah yang memiliki potensi ekonomi harus jadi acuan," kata Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta, Rabu (6/2/2019).

Presiden menyampaikan hal itu dalam pembukaan rapat kerja nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Tertanahan Nasional 2019 yang juga dihadiri oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan sekitar 800 orang pegawai eselon 1 dan 2 Kementerian ATR/BPN.

"Lokasi program strategis nasional penting, sekali banyak daerah masuk dalam strategis nasional dan daerah rawan bencana tolong dilihat," tambah Presiden.

Presiden meminta agar RDTR tersebut ditaati sehingga bencana di daerah rawan bencana seperti di Nusa Tenggara Barat maupun Palu yang pernah terjadi pada 1978 tidak terulang lagi.

"Daerah rawan tsunami tapi tetap dibangun rumah di pinggir pantai, mestinya RDTR ketat, kalau zona merah tidak boleh dibangun, bangun di zona hijau karena tata ruang sebagai payung hukum penting dan untuk percepatan infrasktruktur nasional segera dapat kita lakukan sehingga kita bisa diperhitungkan di tingkal global," ungkap Presiden.

Baca Juga: Presiden Minta Layanan Pertanahan Berbasis Digital

Presiden juga minta Kementerian ATR/BPN melakukan lompatan dan kerja keras agar dapat mencapai target.

Presiden Joko Widodo sendiri menargetkan pada 2025 seluruh bidang tanah di Indonesia sudah bersertifikat yaitu 126 juta bidang tanah. Target pada 2018 adalah 9 juta sertifikat, target pada 2017 sebanyak 7 juta sertifikat dan pada 2016 sebanyak 5 juta sertifikat yang seluruhnya terpenuhi.

"Tinggalkan pola-pola linier, rutinitas, keluar dari hal linier dan rutinitas. Ini penting mengingat bapak itu mengerjakan pekerjaan yang penting bagi rakyat Indonesia, yang mewujukan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tambah Presiden.

Presiden mengungkapkan bahwa setidaknya ada 126 juta bidang tanah yang belum bersertifikat dan baru terselesaikan 46 juta sertifikat.

"Ini yang harus kita kejar, kita rampungkan dan kalau ada hambatan, kita carikan solusinya. Misalnya pada 2015, pak menteri menyampaikan ada kekurangan juru ukur ya cari juru ukur, masa tahu kurang kita diamkan? Tahu kurang apa solusinya apa, termasuk kalau perlu menggunakan juru ukur swasta kenapa tidak?" ucap Presiden.

Presiden menargetkan pada 2025 seluruh tanah di Indonesia harus selesai disertifikasi.

"Saya yakin akan selesai dengan cara kerja seperti 2-3 tahun ini dan bila sudah seluruhnya berseritifkat maka konflik pertanahan, maka sengketa lahan tidak ada lagi dan kita bisa melakukan lompatan kemajuan karena rakyat bisa menggunakan sertikat mereka sebagai agunan sehingga menggerakkan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tambah Presiden. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat