Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih. PALAPAPOS/Istimewa

JAKARTA - Kementerian Perindustrian membidik Industri Kecil Menengah (IKM) tumbuh lima hingga enam persen sampai akhir 2019, dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi dunia.

"Tidak usah terlalu besar, lima persen saja, kalau bisa enam persen ya bagus. Karena kita juga melihat kondisi ekonomi dunia, bagaimanapun juga ekonomi dunia bisa mempengaruhi," kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (11/2/2019).

Menurut Gati, perekonomian global yang kondusif mampu mendorong ekspor produk asal Indonesia tidak hanya dari sektor industri besar, tapi juga dari produk-produk IKM.

"Kalau perekonomiannya bagus, semakin banyak produk-produk IKM yang bisa ke luar, kan tidak hanya disuplai dari industri besar, IKM juga punya produk," kata Gati.

Dia menyampaikan, IKM sektor makanan dan minuman, elektronika, komponen otomotif, tekstil dan produk tekstil, serta kerajinan menjadi andalan untuk mencapai target pertumbuhan IKM.

IKM unggulan tersebut diselaraskan dengan industri besar yang ingin didorong Kemenperin dalam pengembangannya. "Jadi IKM tidak jalan sendiri. Karena kalau pemerintah sudah fokus ke lima ini kalau kita jalan sendiri, pasarnya siapa. Kalau sudah kita ikutan di lima ini kan pasarnya kita ikutan," papar Gati. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.