Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai membuka Rakernas di ICE, BSD, Tangerang. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo mengingatkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi salah satu pendorong pembangunan infrastruktur di Tanah Air.

"Karena saya ingin juga saudara-saudara kita di sana, menikmati seperti jalan yang kita nikmati di Jawa, di Sumatera, atau di Kalimnatan," kata Presiden dalam sambutannya saat acara Pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) Tahun 2019 di ICE, Bumi Serpong Damai, Tangerang Selatan, Selasa (12/2/2019).

Presiden menyebutkan beberapa infrastruktur jalan yang telah dibangun oleh pemerintah, antara lain, jalur Merauke-Bovendigul di Papua sepanjang 140 kilometer. Sebelum jalan itu dibangun, masyarakat setempat memerlukan waktu selama 2 sampai dengan 3 hari karena kondisi jalan yang berlumpur.

Perbaikan infrastruktur juga diharapkan dapat menekan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak di pelosok.

Kepala Negara mengungkap harga BBM di Wamena mencapai Rp60 ribu per liter. Sementara pada saat cuaca buruk karena pesawat tidak bisa mengirimkan bahan bakar, harganya melambung jadi Rp100 ribu.

"Oleh sebab itu, 4 tahun yang lalu saya perintahkan saya juga ingin BBM di Wamena dan pengunungan tengah ini di Papua sama dengan harga yang kita nikmati di Jawa, di Sumatera, di Kalimantan. Nyatanya bisa meskipun melalui sebuah perjuangan satu setengah tahun," tegas Jokowi.

Selain itu, pembangunan infrastruktur juga merupakan fondasi prasyarat untuk bisa berkompetensi di bidang ekonomi dengan negara lain. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyampaikan pada tahun 1978, Indonesia menjadi negara pertama yang membangun jalan bebas hambatan, yaitu Tol Jagorawi.

"Saat itu semua negara melihat kita. Malaysia melihat Jagorawi kaya apa, kontruksinya seperti apa, Thailand melihat kita manajemennya seperti apa Jagorawi, Cina melihat kita, Vietnam melihat kita," kata Presiden.

Namun, pada perkembangannya, pembangunan tol di Indonesia tertinggal jauh oleh negara-negara lain. Dalam 40 tahun Indonesia hanya mampu membangun tol 780 kilometer, sementara Malaysia 1.800 kilometer, dan Tiongkok 280.000 kilometer.

Presiden menilai pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan dan bandara juga menjadi kebutuhan yang penting untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat