Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah saat menyampaikan sambutannya pada rapat paripurna di gedung DPRD. PALAPA POS/Istimewa

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang, Provinsi Banten menyampaikan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) pada DPRD setempat, dan saat ini dalam proses pembahasan.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismanyah, Selasa (19/3/2019) menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi mengenai tiga raperda tersebut pada rapat paripurna di gedung DPRD.

Ketiga raperda yang diajukan antara lain mengenai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Tangerang tahun 2019-2023, perubahan atas Perda No. 8 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, serta perubahan ketiga atas Perda No. 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Perizinan Tertentu.

Wali Kota juga menyampaikan tentang program-program unggulan yang akan dipertajam dalam RPJMD 2019-2023 diantaranya adalah program-program yang bersentuhan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Penanganan simpang, penambahan koridor angkutan umum massal, sarana olahraga, peningkatan pembiayaan UHC, serta program kampung tematik yang dikenal dengan Kampung Kita," ujarnya.

Kemudian terkait Raperda tentang Perubahan Atas Perda No. 8 Tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah, Arief juga menyampaikan jawabannya atas pertanyaan dari 9 fraksi DPRD Kota Tangerang.

"Berdasarkan hasil evaluasi kurang lebih dua tahun tentang intensitas dan beban kerja penyelenggaraan urusan pertanahan. Cukup diwadahi dalam bentuk bidang atau digabung dengan OPD yang menangani urusan pemerintahan yang satu rumpun," tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan jawaban terkait Raperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda No. 17 Tahun 2011 tentang Retribusi Tertentu.

"Raperda yang diusulkan tidak merubah tarif, hanya penyederhanaan perhitungan retribusi dan mengenai mekanismenya telah sesuai dengan UU No. 12 Tahun 2011," kata Arief.

Pada kesempatan itu, Arief juga menyatakan pembangunan infrastruktur e-Government telah menggunakan pemanfaatan teknologi menuju era digitalisasi 4.0 dan masuk Raperda RPJMD Kota Tangerang 2019-2023.

"Seluruh aplikasi yang dibangun telah saling terintegrasi dimana hal itu juga telah menjadi bagian dari Raperda RPJMD Kota Tangerang tahun 2019-2023.

"Penyediaan akses internet pada taman-taman kota dan fasilitas umum serta pelayanan publik sampai ke tingkat RT dan RW," ungkap Arief. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasca Penjemputan Rizieq Shihab, Angkasa Pura II Benarkan Sejumlah Fasilitas di Terminal 3 Bandara S

TANGERANG - Sejumlah fasilitas di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta) rusak pasca membludaknya massa penjemput kepulangan Rizieq Shihab ke Indonesia. Hal itu dibenarkan Corporate Com

Mendagri : Kepala Daerah Terdampak Karhutla Harus Peka Atasi Bencana

TANGSEL - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta kepala daerah yang terdampak kebakaran hutan lahan (karhutla) untuk peka dalam mengatasi bencana asap bersama dengan sejumlah instansi t

Gedung FAH UIN Runtuh Akibat Gempa Ternyata Belum Uji Kelayakan

TANGSEL - Gedung Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta yang runtuh akibat gempa dengan magnitudo 6,9 yang terjadi di Kecamata

Kota Tangerang Selatan Minta Warga Pendatang Melapor ke RT/RW

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang Selatan meminta warga pendatang yang ingin tinggal di wilayahnya mengurus administrasi kependudukan, termasuk melapor ke Ketua Rukun Tetangga

Hanya 52 Persen Tamatan SD Tertampung SMP Negeri di Tangerang

TANGERANG - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tangerang, Banten, memastikan hanya sekitar 52 persen tamatan sekolah dasar (SD) yang dapat tertampung pada SMP negeri.

&q

FKUB Tangerang Imbau Warga Jaga Ketenangan Pasca Pencoblosan

TANGERANG - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Tangerang, Banten, mengimbau warga untuk dapat menjaga ketenangan pasca pencoblosan pada pemilu 2019 karena belakangan ad