Wali Kota Tebing Tinggi diwakili Pj Sekdako Marapusuk Siregar saat membuka kegiatan Bimtek Penggunaan Anggaran Kelurahan Kota Tebing Tinggi Tahun Anggaran 2019. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

TEBINGTINGGI - Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan yang diwakili Pj Sekdako Marapusuk Siregar secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknik (Bimtek) Penggunaan Anggaran Kelurahan Kota Tebing Tinggi Tahun Anggaran 2019 di Gedung Balai Kartini, Jalan Gunung Lauser, Kota Tebing Tinggi, Senin (1/4/2019) siang.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tebing Tinggi ini diikuti para PA, KPA, PPK dan Bendahara dengan menghadirkan narasumber Edi Usman Sutan Marajo dari Politeknik Medan. 

Dalam arahannya, Wali Kota Tebing Tinggi menyampaikan, bahwa bimtek ini sangat penting mengingat penggunaan anggaran yang disalurkan melalui kelurahan ada aturan penggunaanya yang sudah diatur dalam peraturan dan pada prinsipnya demi kepentingan masyarakat.

"Dalam anggaran tersebut penggunaannya dapat dilakukan diantaranya untuk pengadaan, pembangunan dan pemeliharaan serta pengembangan dilingkungan masyarakat yang dampaknya dapat dirasakan langsung masyarakat itu sendiri. Untuk itu, bimtek ini sangatlah penting agar para pengguna anggaran dan segenap perangkatnya mengerti dan memahami secara jelas, bahwa dana tersebut diperuntukan dan dipergunakan sesuai dengan aturannya dan tidak sembarangan," terangnya.

Wali Kota berharap, dana bantuan kelurahan yang telah diberikan pemerintah pusat ini dapat digunakan dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan skala prioritas untuk kepentingan masyarakat yang sesuai dengan peraturannya dan tidak mengada-ada, dan semua perangkatnya harus saling bekerjasama serta senantiasa solid dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya.

Dibagian lainnya, Pj Sekdako Tebing Tinggi turut mengingatkan dalam penggunaan dana kelurahan ini, perangkat yang sudah ditetapkan tidak perlu ragu-ragu, sebab kuncinya dalam penggunaannya tidak keluar dari ketentuan yang berlaku, yang secara teknis nantinya akan dijelaskan narasumber secara rinci.

"Kami memahami timbulnya keraguan karena banyaknya kasus bantuan dana desa yang tersandung hukum, itu memang penggunaannya dilakukan diluar ketentuan yang ada, seperti study tour atau studi banding yang semestinya tidak dilakukan, kami berharap hal-hal semacam ini tidak dilakukan di Kota Tebing Tinggi, manfaatkanlah bimtek ini dengan sebaik-baiknya, dan pedomani peraturan yang berlaku," tegasnya. (nal)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson