Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (15/4/2019) sore ditutup menguat seiring dengan positifnya data neraca perdagangan Indonesia untuk Maret 2019.

Rupiah menguat 57 poin atau 0,41 persen menjadi Rp14.063 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.120 per dolar AS.

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin (15/4/2019), mengatakan, neraca perdagangan Maret yang mengalami surplus sebesar 540 juta dolar AS membantu rupiah apresiasi terhadap dolar AS.

"Dengan realisasi ekspor dan impor, maka terjadi surplus untuk dua bulan berturut-turut. Di Februari 2019 terjadi surplus 330 juta dolar AS dan di Maret 2019 senilai 540 juta dolar AS," ujar Ibrahim.

Dalam debat capres-cawapres akhir pekan lalu, Presiden Joko Widodo yang juga calon petahana membocorkan bahwa defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) pada kuartal I-2019 sebesar 6,7 miliar dolar AS, lebih baik dibandingkan kuartal sebelumnya yaitu minus 9,15 miliar dolar AS. "Potensi neraca pembayaran yang lebih baik tentu menjadi sentimen positif bagi rupiah," kata Ibrahim.

Sementara itu, dari eksternal, hasrat pelaku pasar bertambah besar kala ada perkembangan positif dari negosiasi Brexit. Uni Eropa sepakat untuk memberikan perpanjangan waktu pelaksanaan Brexit dari 12 April menjadi akhir Oktober 2019.

Dengan begitu, pemerintah Inggris akan punya cukup waktu untuk bernegosiasi dengan parlemen agar "No-Deal Brexit" bisa dihindari. Ada kemungkinan pemerintah akan melakukan referendum tahap kedua.

Selain itu, sentimen eksternal lainnya yaitu meredanya kekhawatiran terhadap potensi penurunan pertumbuhan ekonomi China setelah data ekspor China tumbuh 14,2 persen (yoy) di Maret. Selain itu, data industrial Production Index China di Februari hanya turun 0,3 persen (yoy) atau lebih rendah ketimbang di Januari yang turun hingga 0,7 persen (yoy).

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka menguat Rp14.085 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.063 per dolar AS hingga Rp14.085 per dolar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.067 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.153 per dolar AS. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.