Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan, menguat usai rilis data Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal I-2019 yang tercatat surplus 2,4 miliar dolar AS.

Rupiah Jumat (10/5/2019) sore menguat 33 poin atau 0,23 persen menjadi Rp14.327 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.360 per dolar AS.

Dalam rilis data NPI, defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) tercatat 7 miliar dolar AS atau 2,6 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Jumat, mengatakan defisit transaksi berjalan tersebut lebih rendah ketimbang kuartal IV-2018 yang mencapai 3,6 persen PDB.

"Namun dibandingkan posisi yang sama tahun lalu, defisitnya membengkak karena pada kuartal I-2018 berada di 2,01 persen PDB. Artinya, arus devisa dari ekspor-impor barang dan jasa masih belum memadai bahkan semakin seret. Ini membuat kekuatan fondasi penopang rupiah berkurang sehingga ke depan mata uang Tanah Air kemungkinan masih akan cenderung melemah," ujar Ibrahim.

Dari eksternal, pada hari ini AS resmi memberlakukan kenaikan tarif impor dari 10 persen menjadi 25 persen terhadap produk China ke AS senilai 200 miliar dolar AS. AS juga tengah mempersiapkan tarif impor 25 persen untuk barang-barang China senilai 325 miliar dolar AS yang belum terkena dampak perang dagang.

Kendati demikian, Presiden AS Donald Trump mengaku telah mendapat surat dari Presiden China Xi Jinping yang memberi harapan bahwa damai dagang masih bisa terwujud.

Salah satu isi surat tersebut adalah "mari bekerja bersama dan kita lihat apa yang bisa kita capai," ujar Trump menirukan.

Setelah membawa surat itu, Trump yakin bahwa AS-China akan bisa mencapai kesepakatan dagang pekan ini.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.335 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.327 per dolar AS hingga Rp14.370 per dolar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.347 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.338 per dolar AS. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.