USAID saat menggelar workshop MNH Campaign guna menekan angka kematian ibu dan bayi yang baru lahir. PALAPA POS/Alpon Situmorang

KARO - Dalam agenda Workshop zona 3 Maternal Newborn Health (MNH) Campaign di Hotel Mikie Holiday Resort, Brastagi, Jumat (24/5/2019).

Terungkap dari data Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut tingkat kematian bayi baru lahir di Indonesia dan Sumut secara khusus masih relatif tinggi. Jika dibandingkan negara ASEAN Laos ataupun Kamboja dirata-ratakan Indonesia masih tergolong tinggi.

Hal ini dikatakan dr Eka dari USAID, khusus di Sumut setiap minggunya ada lima Ibu dan 18 bayi baru lahir yang meninggal dunia. Angka itu masih tinggi dan bisa dicegah dengan menggunakan peran stake holder dan juga kampanye ke masyarakat ataupun keluarga.

Kondisi itu juga dapat disebabkan faktor minimnya pengetahuan keluarga akan bagaimana menjaga kesehatan kandungan ibu hamil, masih ada disejumlah desa kurangnya sarana prasarana kesehatan, kondisi infratruktur ataupun faktor budaya sosial dimasyarakat.

Selain itu kata dr Eka, masih cukup banyak masyarakat terutama kalangan menengah kebawah belum mengetahui adanya jaminan persalinan pemerintah sehingga mereka enggan memeriksakan kehamilan dan melakukan persalinan di fasilitas kesehatan.

"Kematian ini bisa kita cegah dengan memanfaatkan peran, tokoh agama, media, pemuda yang bisa dimanfaatkan pemerintah dalam menyampaikan pesan baik dalam kegiatannya sehari-hari," katanya.

Senada juga dikatakan Toga Nainggolan bahwasanya kematian ibu dan bayi melahirkan bukanlah takdir yang harus diterima namun bisa dicegah.

"Masyarakat juga punya peran yakni membangun kesadaran kalangan Ibu untuk mengetahui hak-haknya dan bisa juga pihak keluarga harus terlibat dalam mengambil keputusan cepat bila terjadi ada yang tidak beres dalam proses melahirkan bagi Ibu," katanya.

Melalui forum ini Toga berharap kedepannya ada sinerginitas dan saling mendukung untuk mengkampanyekan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

"Inilah tugas kita bersama sehingga angka itu bisa dihilangkan menjadi nol angka kematian," tukasnya. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson