Wiginus Gire alias Telengga Gire mencium bendera Merah Putih. PALAPA POS/Istimewa

JAYAPURA - Wiginus Gire alias Telengga Gire, mantan ajudan pimpinan Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) Goliat Tabuni, Selasa (11/6/2019) menyatakan, kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan menyerahkan sepucuk senjata api jenis mauser dan mencium Bendera Merah Putih.

Peristiwa itu disaksikan Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda, Wakil Bupati Puja Denias Geley, Kapolres Puja AKBP Ary Purwanto, Dandim 1714/PJ Letkol Inf Agus Sunaryo, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama di Mulia, Puncak Jaya, Papua.

Gire yang mengaku sejak 2013 bergabung dengan KKSB dan sempat menjadi ajudan Goliat Tabuni serta memegang senjata mauser yang merupakan hasil rampasan saat menyerang Polsek Tolikara pada 2014.

"Namun, senjata itu tidak pernah dipakai untuk membunuh orang," kata Gire dalam bahasa daerah yang diterjemahkan oleh Bupati Yuni Wonda.

Gire mengaku kembali ke NKRI karena ingin anak-anaknya mendapat jaminan hidup seperti halnya anak-anak yang lain.

"Apalagi selama ini tidak ada jaminan yang didapat saat bergabung dengan KKSB, bahkan dipenuhi rasa ketakutan terhadap TNI-Polri," kata Gire yang mengaku memiliki empat istri dan 13 anak.

Saat penyerahan diri, Gire juga membawa tiga rekannya yakni Piningga Gire (25Gire mengatakan dalam bahasa daerah yang diterjemahkan oleh Bupati Yuni Wonda), Tekiles Tabuni (30) dan Perengga (27) dan siap ikut membangun Puncak Jaya dalam NKRI. Gire yang selama ini berada di Tinggineri itu mengaku sudah lama tidak bersama lagi dengan Goliat karena sudah memiliki senjata api.

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda menyatakan akan membantu dan memberdayakan mantan KKSB yang kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi karena beberapa tahun yang lalu ada beberapa anggota KKSB yang kembali ke NKRI dan saat ini sudah bekerja di lingkungan Pemda Puja.

"Bahkan ada yang disekolahkan dan menjadi tenaga medis serta bekerja di lingkungan kesehatan," kata Bupati Yuni Wonda. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat