Warga hendak membawa jasad korban kerumah duka. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

TEBINGTINGGI - Pemuda lajang, Selamat alias Rusdi (33), warga Jalan Letda Sujono, Lingkungan I, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, yang terjatuh dan terseret arus Sungai Padang saat hendak memancing akhirnya ditemukan warga dalam keadaan tewas, Kamis (20/6/2019) siang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lokasi kejadian, warga sekitar mengatakan, jika korban sebelumnya diketahui berangkat dari kediamannya membawa sebuah alat pancing, dan memang sudah menjadi kebiasaan korban hampir setiap harinya memancing dialiran Sungai Padang yang letaknya tidak jauh dari kediaman korban. 

Namun ketika korban sedang asyik berjalan di pinggir aliran sungai, warga melihat tiba-tiba korban terjatuh dan terseret arus sungai Padang yang memang saat itu sedang dalam keadaan banjir.

Warga menduga jika korban terjatuh akibat penyakit ayan yang diderita korban selama ini tiba-tiba kumat. Melihat korban yang terjatuh kedalam sungai, warga kemudian berteriak meminta tolong hingga mengundang perhatian para pekerja diladang yang berada disekitar pinggiran aliran sungai Padang. 

Fadlan (45) warga Kelurahan Teluk Karang bersama lima orang rekannya yang saat itu sedang bekerja diladang disekitar  lokasi korban terjebur kemudian langsung lompat kedalam sungai untuk memberikan pertolongan kepada korban.

Selanjutnya, Fadlan bersama kelima rekannya akhirnya berhasil menemukan dan menarik tubuh korban yang tengah tersangkut sebuah batang kayu di dalam arus sungai, yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. 

Warga selanjutnya memberupaya untuk memberikan pertolongan kepada korban dengan cara memberikan nafas buatan dan memompa dada korban untuk mengeluarkan air dari tubuh korban, namun sayang nyawa korban sudah tidak tertolong. "Bersama warga sekitar jasad korban selanjutnya kita antarkan ke rumah duka," ujar Fadlan.

Ibu korban, Jumini (78) yang melihat jasad anaknya tersebut langsung menangis histeris, dan tidak menduga jika anaknya yang berpamitan untuk pergi memancing ke sungai namun pulang telah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pihak keluarga korban memandikan jasad korban dirumah duka sebelum dimakamkan di TPU yang masih berada di Keluruhan Teluk Karang.

Sementara petugas Kepolisian Polsek Rambutan yang datang ke lokasi kejadian dan kekediaman korban hanya meminta keterangan dari warga dan keluarga korban. Pihak keluarga korban mengaku menerima kematian korban dan tidak mengijinkan jasad korban untuk dibawa kerumah sakit guna dilakukan di otopsi. (nal)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr