Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

MEDAN - Yunita Sari (30), warga Desa Sambi Rejo, Gang Mirat, Binjai Sumatera Utara, sempat update status di akun WhatsApp sebelum ikut terpanggang pada kebakaran pabrik perakitan mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Desa Samberejo, Kabupaten Langkat, Jumat (21/6/2019).

Tertulis di akun WhatsApp miliknya 'SEKALAX FOTO SM MM DN JG SM ADIK' tepat pukul 10.58 WIB. Dalam foto tersebut, Yunita berfoto bersama kedua anaknya Pinja faris (10) dan Runisa Syakila (2).

Berselang beberapa waktu, kejadian malang menimpa Yunita dan kedua anaknya tersebut. Mereka terpanggang bersama 27 orang lainnya di pabrik mancis tersebut.

Adik Yunita, Jepri Kurniawan mengatakan bahwa hal tersebut tidak biasa dilakukan oleh Yunita. Ia mengaku bahwa Yunita adalah sosok wanita yang sangat jarang memposting foto di sosial media.

"Enggak pernah-pernahnya buat status, jarang sekali lah. Tapi sebelum kejadian kakak (Yunita) posting foto di WhatsApp," katanya saat dijumpai di posko ante mortem RS Bhayangkara, Jumat (21/6/2019).

Baca Juga: Kebakaran Pabrik Mancis Di Langkat Tewaskan 28 Orang

Ia menambahkan, saat mendapat kabar tersebut, Ia mengaku sangat terpukul dengar kabar kakaknya menjadi korban dalam kebakaran pabrik Mancis.

"Saya kaget mendengar kabar tersebut. Dan langsung teringat tiga hari lalu ibu kami, Sainten selalu ingin makan bersama dengan kakak," ungkapnya.

Ia mengaku sejak Selasa (18/6/2019) sampai Kamis (20/6/2019), ibu mereka Sainten entah kenapa ingin selalu makan bareng dengan Yunita Sari anak pertama dari lima bersaudara.

Jepri mengaku, ini merupakan hal yang tidak biasa dan sempat ia katakan kepada ibu mereka. "Tapi saat itu ibu bilang, aku lagi pengen makan di rumah Yunita," tuturnya

Saat kebakaran, kata Jepri, Yunita memang sering membawa kedua anaknya karena tidak ada yang menjaga mereka di rumah. "Makanya kakak saya bawa anaknya bekerja. Kakak saya baru bekerja setahun di pabrik itu," ujarnya.

Korban kebakaran yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB menjelang sholat Jumat, saat ini sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pasar Tradisional Tarutung Terbakar, Ratusan Kios Dilahap Si Jago Merah

TAPANULI UTARA - Ratusan kios yang berlokasi di pasar tradisional tarutung ludes di lahap sijago merah pukul 21.30 wib pada Minggu (7/4/2024) kemarin.

Gudang Amunisi di Kota Bekasi Terbakar, Penyebab Belum Diketahui

KOTA BEKASI - Nahas, gudang amunisi Artileri Medan (Armed) yang berlokasi di wilayah Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi terbakar dan menimbulkan ledakan cuku

Polda Metro Jaya Geledah Rumah Ketua KPK Firli Bahuri di Bekasi

KOTA BEKASI - Polda Metro Jaya menggeledah rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Villa Galaxy, Jaka Setia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Ka

Polisi Lakukan Otopsi Pastikan Penyebab Kematian WNA Asal China di Mess PT. NH

TAPANULI UTARA - Untuk memastikan penyebab kematian warga negara asing (WNA) asal China bernama Dong Bo (51) di mess PT NH, Kelurahan Onan Hasang, Kecamatan Pahae Julu, Tapanu

Pemandian Air Soda Tarutung Akan Naik Kelas

TAPANULI UTARA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan memprioritaskan pengembangan destinasi wisata Air Soda terletak di Desa Parbubu I Kecamatan Tarutung.

Tabrakan Dengan Truk, Mahasiswa Pengendara Sepeda Motor Meninggal

TAPANULI UTARA - Diduga akibat kurang hati-hati saat mengendara sepeda motor, seorang mahasiswa IAKN Tarutung tewas mengenaskan akibat Lakalantas di lokasi kejadian pasca tabr