Foto kanan: Jalan depan Gereja Katolik Parapat yang sudah 25 tahun tidak pernah diaspal. Foto kiri: Jalan yang dirabat beton adalah jalan Sirikki yang kerab dilintasi 'Paragat Tuak' dan sebenarnya tidak terlalu mendesak karena jalan ini tergolong masih bisa dilalui kendaraan roda empat. PALAPA POS/JES SIHOTANG

SIMALUNGUN - Proyek rabat beton yang menelan anggaran Rp 186.850.000, yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Penataan Ruang Simalungun justru menuai tanya.

Pasalnya, dana ratusan juta ini justeru membuat rabat beton di jalan yang jarang dilalui orang banyak, sementara 200 meter jalan di depan gerbang Gereja Katolik Stasi Parapat, Kelurahan Tigaraja, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, seolah terabaikan.

Hal ini disampaikan W Sinaga (55), Selasa (13/11/2018) sembari menyatakan jarak yang tak pernah diaspal dari gerbang Gereja Katolik ini diperkirakan hanya sekira 200 meter.

“Sudah puluhan tahun tidak pernah diaspal, padahal Gereja Katolik Sigmaringen Parapat itu kerab dikunjungi tamu wisatawan, pejabat yang beragama Katolik jika ada kegiatan di Parapat termasuk baru-baru ini sejumlah Menteri yang beragama Katolik datang beribadat ke Katolik Stasi Parapat itu,” kata W Sinaga.

Sementara kata Sinaga, jalan Sirikki yang mendapat proyek rabat beton tersebut, lebih sering dilintasi 'Paragat Tuak' (penderes nira) dari pada dilewati masyarakat umum.

“sangat berbeda dengan jalan menuju Gereja Katolik Parapat, yang saban hari minggu wajib dilalui ratusan umat dan tamu wisatawan yang hendak beribadat,” ujar dia.

Dari catatan di plang yang masih terpampang disana, terlihat nama proyek itu adalah peningkatan jalan Sirikki, Kelurahan Tigaraja nomor SPK: 50/SPK/PPK.AS-PL-APBD/DPUPPR-2018, penyedia jasa dari CV Mutiara Dian Nagara, direktur Leonardi Lambok P Sinaga. Dengan menyedot APBD Simalungun Rp 186.850.000.

Untuk itu, warga lainnya yang juga sebagai umat Katolik T Bakkara (55) mengharapkan agar Pemkab Simalungun khususnya yang berhak menentukan titik proyek seperti rabat beton untuk peningkatan jalan.

“Jadi tolonglah disesuaikan dengan kebutuhan dan demi kepentingan umum,” kata Bakkara. (jessiho)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Pj Bupati Taput Bebaskan Sementara Indra Simaremare dari Jabatan Sekda, BKN Sebut Tidak Sesuai Prose

TARUTUNG - Penjabat (Pj) Bupati Tapanuli Utara (Taput) bertindak tidak sesuai aturan dalam membuat keputusan pembebasan sementara Indra Simaremare dari tugas jabatannya sebaga

Ketua LADN Taput Desak Polisi Ungkap Penyebar Foto Porno Bermotif Menjatuhkan Nama Satika Simamora

TARUTUNG - Beredar selebaran foto - foto porno di Kecamatan Sipahutar dan mungkin didesa lainnya, yang disebarkan orang-orang tidak bertanggungjawab yang diduga bermotif untuk

Viral Kapolsek Pahae Jae Diduga Bahas Pemenangan Cabup Taput, Polda Sumut Tegaskan Polri Harus Netra

MEDAN - Juru bicara Kepolisian Daerah Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi dengan tegas menyatakan bahwa Polri netral di dalam Pilkada serentak 2024.

Viral...Kapolsek Dan Danramil Pahae Jae, DPRD Terpilih, Kades Bertemu Bahas Pemenangan Cabup Taput

TARUTUNG - Viral di media sosial melalui postingan sejumlah akun facebook yang menyebutkan oknum Kapolsek Pahae Jae, Danramil Pahae Jae bersama dengan  DPRD Terpilih dari

Resmi Dilantik, 700 Orang Tim Pemenangan dan Relawan se-Kecamatan Muara Siap Menangkan Satika -Sarla

MUARA - Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati Tapanuli Utara (Taput) Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat pada perhelatan Pilkada Taput 2024 semakin mantap meraih keme

Warga Purbatua Ingin Satika Simamora -Sarlandy Hutabarat Lanjutkan Pembangunan Mantan Bupati Nikson

PURBATUA - Warga masyarakat di Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), menginginkan program-program pembangunan pada masa pemerintahan mantan Bupati Taput Nikson