Ketua KPU Taput Kopman Pasaribu saat menutup pleno terbuka penetapan perolehan kursi parpol dan caleg terpilih. PALAPA POS/Hengki Tobing

TAPANULI UTARA - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Kopman Pasaribu menutup pleno terbuka penetapan kursi partai politik dan 35 caleg terpilih DPRD Taput dengan kata maaf, jika terdapat kesalahan selama pelaksanaan tahapan Pemilihan Umum Legislatif 2019.

"Mungkin ada kealpaan kami selama pelaksanaan Pemilu. Yang membuat pelayanan kami kurang.  Hal itu tentu bukan karena kesengajaan. Maka dengan kerendahan hati, kami mohon maaf," kata Kopman dihadapan unsur pimpinan Daerah Taput, Bawaslu, pimpinan dan saksi partai politik dalam sambutannya menutup pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan caleg terpilih DPRD Taput yang dilaksanakan di kantor KPU Taput, Senin (22/7/2019).

Ia juga mengatakan, tahapan penetapan perolehan kursi partai politik dan penetapan caleg terpilih merupakan salah satu ujung rangkaian Pemilu 2019 yang telah berjalan sejak tahun 2017.

"Dan penetapan yang terhormat 35 calon DPRD ini merupakan out put dari pelaksanaan pemilu, yang nantinya 35 caleg terpilih ini diharapkan masyarakat akan menjadi mitra sejajar pemerintah, untuk melanjutkan pembangunan untuk kita semua," katanya.

Masih kata Kopman, bahwa adanya riak-riak selama pelaksanan pemilu merupakan dinamika dalam sebuah demokrasi. "Dan kami selaku KPU yanh dikondisikan undang undang sebagai pelayanan, sudah mencoba melakukan pelaksanaan pemilu secara maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Taput Edward Lumbantobing juga menyampaikan terima kasih kepada pihak TNI/ Polri dan Kejaksaan, Pemkab Taput atas dukungan selama pelaksanaan Pemilu 2019. 

"Tahapan pemilu ini sangat panjang yang menguras waktu tenaga dan pikiran. Terutama bagi peserta pemilu maupun penyelenggara. Dinamika cukup banyak namun berjalan dengan baik. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Taput, TNI/Polri dan Kejaksaan atas dukungannya dalam pelaksanaan Pemilu 2019," katanya.

Selanjutnya, Asisten III Pemkab Taput Satya Dharma Nababan yang mewakili Bupati Taput dalam kesempatan itu menyampaikan, harapan Bupati Taput kepada 35 caleg terpilih akan memberikan warna dan sumbangsih pemikiran dalam memajukan Taput.

"Tahapan pemilu yang sangat panjang dan melelahkan sudah kita lewati bersama. Kami menyadai betapa beratnya bersosialisasi dan mengenalkan diri. Kini saatnya komunikasi kita rajut dan kebersamaan untuk membangun Taput. Secara khusus kepada TNI/Polri yang menjaga kekondusifan daerah ini selama pileg, kami sampaikan terima kasih," katanya. (eki)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Rombongan Satika - Sarlandi Diumpat Dengan Kata Kotor dan Diduga Akan Diserang, Bentrok Pun Terjadi

TARUTUNG - Polres Tapanuli Utara (Taput) diminta mengusut tuntas dalang atau aktor intelektual dibalik kerusuhan di Kecamatan Simangumban dan Pahae Jae, Kabupaten Tapanuli Uta

Satika Desak Polres Taput Tangkap Pelaku Penyebaran Selebaran Pornografi Untuk Memfitnahnya

TAPANULI UTARA -  Calon Bupati Tapanuli Utara (Taput), Satika Simamora, mendesak Polres Taput segera menangkap terduga pelaku penyebaran selebaran fornografi hoaks yang d

Masyarakat Purbatua Kepemimpinan Nikson Nababan Perlu Dilanjutkan Satika- Sarlandy

TAPANULI UTARA — Kepemimpinan Nikson Nababan sebagai Bupati Tapanuli Utara (Taput) dianggap perlu dilanjutkan oleh sosok bersih, jujur, dan peduli terhadap masyarakatnya

Tokoh Agama Serukan Agar Masyarakat Menjaga Pilkada Tapanuli Utara Berjalan Dama

TAPANULI UTARA - Menjelang Pilkada  tahun 2024 di Tapanuli Utara yang ikuti 2 (dua) pasangan calon, yaitu Satika-Simamora - Sarlandy Hutabarat dengan nomor urut 1 (satu)

Sukur Nababan: Kabupaten Taput Harus Dipimpin Sosok Bersih dan Jujur

TAPANULI UTARA— Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Sukur H Nababan, memimpin langsung pemenangan pasangan Calon Bupati dan Wa

Kapolri Harus Turun Tangan, Peredaran Narkoba di Taput Semakin Resahkan Masyarakat

TARUTUNG — Peredaran narkotika beberapa tahun belakangan ini semakin mengkhawatirkan di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Warga menyebut, salah satu bandar narkoba terbe