Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Rabu (31/7/2019) sore menguat seiring penantian investor terhadap pengumuman kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed).

Rupiah menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.022 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.028 per dolar AS.

"Pasar menunggu dan melihat ke depan untuk hasil pertemuan Federal Reserve di kemudian hari ketika para pembuat kebijakan diperkirakan akan memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2008," kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Dengan pasar yang memprediksi The Fed akan menurunkan suku bunganya sebesar 25 basis poin, lanjut Ibrahim, fokus utamanya yaitu apakah The Fed akan membiarkan pintu terbuka untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut dalam upaya untuk melindungi ekonomi terbesar dunia dari perlambatan pertumbuhan global dan dampak konflik perdagangan.

Dari domestik, pergerakan rupiah hari ini dipengaruhi oleh Rapat Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang memutuskan untuk menurunkan suku bunga penjaminan simpanan dalam simpanan Rupiah pada Bank Umum dan BPR masing-masing sebesar 25 basis poin (bps), yaitu 6,75 persen dan di BPR menjadi 9,25 persen, serta tingkat bunga penjaminan dalam valas di bank umum tetap di 2,25 persen.

Perubahan tingkat bunga penjaminan simpanan didasarkan pada beberapa pertimbangan, antara lain suku bunga simpanan perbankan terpantau berada di level yang stabil dan potensial untuk turun, kondisi dan risiko likuiditas perbankan relatif terjaga di tengah tren perbaikan pertumbuhan simpanan, dan stabilitas sistem keuangan domestik terpantau stabil sejalan dengan meredanya volatilitas di pasar keuangan.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.020 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.009 per dolar AS hingga Rp14.028 per dolar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.026 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.034 per dolar AS. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.