Pegiat lingkungan dari Walhi saat menggelar temu Pers. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menduga kuat bahwa tumpahan minyak di Kepulauan Seribu berasal dari tumpahan minyak mentah milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang telah mencemari Pantai Karawang.

"Tanggal 20 itu dia (minyak) sudah mulai masuk ke Bekasi, dan tanggal 23 masuk ke Bekasi. Harusnya sudah ke Kepulauan Seribu," kata pegiat lingkungan hidup Walhi Dwi Sawung saat dihubungi Antara, Rabu (31/7/2019).

Ia memastikan bahwa tumpahan minyak milik Pertamina itu sudah mencapai daerah pantai wisata di Kepulauan Seribu. "Di Kepulauan Seribu, di hari Sabtu di ujung Pulau Untung Jawa, di sepanjang pantai di sebelah timur," katanya.

Namun, Pertamina, kata dia, belum meyakini bahwa tumpahan minyak di pulau itu berasal dari tumpahan minyak mereka. "Karena mereka pikir jangan-jangan itu minyak milik orang lain," kata dia lebih lanjut.

Karena itu, Pertamina, kata dia, akan memeriksa terlebih dahulu tumpahan minyak yang berada di Kepulauan Seribu.

Pegiat lingkungan hidup itu mengatakan bahwa Walhi sebenarnya sudah meminta kepada pemerintah dan Pertamina untuk memberikan pemodelan sebaran minyak dari tumpahan yang telah mencemari Pantai Karawang. Namun, Pertamina tidak memberikan pemodelan sebaran minyak tersebut.

"Mereka kan ada pesawat, ada helikopter yang mengudara. Seharusnya bisa kelihatan tumpahan minyaknya sudah sejauh mana. Harusnya memberi informasi, tetapi sampai sekarang belum memberikan informasi itu," katanya.

Walhi belum menghitung secara pasti kemungkinan jumlah kerugian akibat tumpahan minyak di Kepulauan Seribu. Tetapi mereka memperkirakan tumpahan tersebut aman mengurangi wisata di pantai yang terdampak.

"Kalau dikalkulasi kerugiannya belum tahu, tapi yang pasti wisatanya akan berkurang karena wisatanya kan pasti akhir pekan nanti yang biasanya ramai. Sementara kami memperkirakan tumpahan itu baru sampai di pantai Sabtu lalu" tuturnya. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

DPP Pemuda Batak Bersatu Dukung Nikson Nababan Jadi Gubernur Sumut

JAKARTA - Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lambok F Sihombing menegaskan memberi dukungan penuh kepada Nikson Nababan sebagai Bakal Calon Guber

Mahasiswa Gelar Doa Bersama Untuk Bacalon Gubernur Sumut Nikson Nababan

JAKARTA - Para mahasiswa Sumatera Utara yang tergabung dalam kader of change Nikson Milenial Center (NMC) gelar Doa bersama dan santunan pada anak yatim di acara 'Jumat Be

Ketum PWI Pusat Sampaikan Klarifikasi Berita Bohong Yusuf Rizal

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch Bangun berikan penjelasan terhadap isu miring yang menyangkut internal organisas

Kemenag Tetapkan 1 Syawal Pada 10 April 2024

JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi menetapkan 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu (10/4/2024) mendatang.

Men

Bawaslu dan KPU Kabupaten Bekasi Diduga Kurang Cermat, Timses Gerindra Laporkan ke DKPP

JAKARTA - Salah satu tim sukses calon legislatif DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 9 H. Syahrir yakni Agung lesmana menduga Bawaslu serta KPU Kabupaten Bekasi ku

KPK Diminta Selidiki Dugaan Korupsi di Kementerian Pertanian

JAKARTA - Pengadaan barang/jasa masih menjadi gerbang utama lumbung korupsi. Meskipun Pemerintah membangun E-katalognya untuk mencegah korupsi, namun para pelaku masih menemuk