Pihak kepolisian Polres Tebing Tinggi saat melakukan olah TKP dilokasi pencurian. PALAPAPOS/Ronald Pasaribu

TEBINGTINGGI - Ahwat (50), pemilik usaha Toko Grosir Makmur yang berada di Jalan Iskandar Muda, Kelurahan Pasar Gambir, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi terpaksa mengalami kerugian sekitar Rp30 Juta usai toko grosir milik korban dibobol kawanan maling, Senin (5/8/2019).

Dari dalam toko grosir milik korban yang tinggal di Perumahan Citra Harapan, Jalan SM Raja, Kelurahan Bandar Sono, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi ini, kawanan maling berhasil membawa kabur 1 unit Televisi 24 Inci, 1 unit alat recorder CCTV dan puluhan bungkus rokok dari berbagai merk beserta uang tunai lebih kurang sebesar Rp8 juta rupiah. 

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, pencurian ini pertama sekali diketahui istri korban, Achien (40) ketika dirinya baru tiba dan hendak membuka toko pada pagi hari sekitar pukul 06.30 Wib. 

"Begitu tiba dan masuk ke dalam toko, aku terkejut setelah melihat alat recorder CCTV yang biasanya berada diatas meja depan telah hilang. Kemudian, saat aku periksa, puluhan bungkus rokok dan uang tunai juga sudah tidak ada," jelas Achien.

Curiga toko grosirnya telah dimasuki maling, Achien lalu memeriksa seluruh ruangan, dan benar saja, gembok pintu bagian belakang dan asbes yang berada di lantai tiga toko sudah dirusak dan dijebol kawanan pelaku pencurian. 

Selanjutnya, setelah yakin jika toko grosirnya telah dibobol maling, peristiwa ini selanjutnya dilaporkan korban kepada pihak kepolisian Polres Tebing Tinggi yang langsung turun kelokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Ketika dikonfirmasi wartawan, Ka SPKT Polres Tebing Tinggi Aiptu Terlaksana Sembiring membenarkan adanya kejadian pencurian ini. Pihaknya bahkan menduga jika pelaku pencurian lebih dari satu orang dan masuk kedalam toko dari pintu bagian belakang lantai tiga, setelah sebelumnya para pelaku berhasil merusak gembok pintu tersebut. 

Hingga kini, terang Aiptu Terlaksana Sembiring, pelaku pencurian masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan akibat kejadian ini korban ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp30 juta. (nal)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan