Wakil Presiden Jusuf Kalla saat menjadi pembicara kunci dalam Seminar Market Outlook Bank Mandiri, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu (7/8/2019). PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Wakil Presiden Jusuf Kalla menargetkan perundingan kerja sama perdagangan bebas antara Indonesia dengan negara dan kawasan yang memiliki kemungkinan pasar besar akan dicapai kesepakatan pada akhir tahun.

Menurut Wapres kerja sama perdagangan bebas tersebut akan mendorong industri di Indonesia untuk meningkatkan produksi dan mengeskpornya ke negara dan kawasan tujuan.

"Saya kasih target semua, Menteri Perdagangan dan menteri lain, untuk mempercepat perundingan. Akhir tahun ini selesai perundingan dari lima kelompok untuk mencapai suatu perdagangan yang bebas, agar negara kita mempunyai pasar yang kuat," kata Wapres JK, saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Market Outlook Bank Mandiri, di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Setelah mencapai kesepakatan perjanjian perdagangan bebas dengan Australia, melalui Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) pada Maret lalu, masih ada tiga perundingan yang bisa diselesaikan segera hingga akhir tahun 2019.

Wapres mengatakan ada pembicaraan lanjutan dengan beberapa negara mitra dan negara kawasan, antara lain Generalized System of Preferences (GSP) dengan Amerika Serikat, European Union-Indonesia Free Trade Agreement (EUIFTA), perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Korea Selatan, Jepang, China dan ASEAN.

"Kita baru selesai dengan Australia, sekarang kita berbicara secara bersamaan dengan tiga mitra. Kita berbicara GSP dengan Amerika Serikat, kemudian melanjutkan pembicaraan FTA dengan UE, kita juga bicara dengan Korea Selatan dan sebagainya. ASEAN kita selesaikan juga," ujarnya lagi.

Dengan perjanjian kerja sama antara Indonesia dengan negara asing dan kawasan global, secara tidak langsung investasi dan ekspor produk dalam negeri akan meningkat, lanjut JK. Selanjutnya, semua itu akan berdampak pada penyediaan lapangan kerja dan pengurangan tingkat kemiskinan bagi masyarakat. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.