Presiden Joko Widodo duduk di kursi kiri depan mobil yang dikemudikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Presiden Joko Widodo menumpang mobil Proton Persona berkelir merah yang dikemudikan sendiri oleh Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad.

"Dalam perjalanan dari ruang pertemuan di Perdana Putra Building, Putrajaya, menuju aula bersantap, Seri Perdana, Putrajaya, Presiden Jokowi menumpangi mobil yang dikemudikan sendiri oleh PM Mahathir," demikian tertulis dalam laman setpres.setneg.go.id yang diakses di Jakarta, Jumat (9/8/2019).

Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melakukan lawatan resmi ke Malaysia pada Jumat (9/8/2019) dengan agenda pertemuan bilateral dengan Mahathir Mohamad.

Begitu keluar dari lift, Jokowi dan Mahathir yang berusia 94 tahun itu langsung menuju mobil Proton Persona berwarna merah yang telah diparkir tepat di depan lift. Di ASEAN, Mahathir-lah kepala pemerintahan paling senior saat ini dari sisi usia.

Mahathir kemudian mempersilakan Jokowi untuk naik dan duduk di sebelah kursi kemudi. "PM Mahathir sendiri langsung duduk di kursi kemudi," demikian tertulis.

Diiringi mobil dan motor pengawal, mobil yang ditumpangi kedua pemimpin pun melaju perlahan, diikuti rangkaian mobil lain di belakangnya. Rangkaian kendaraan terus melaju hingga tiba di Seri Perdana, Putrajaya.

Untuk diketahui, saat Jokowi berkunjung ke Malaysia pada 5-7 Februari 2015 silam, ia pun pernah mengalami hal serupa. Bedanya, saat itu Mahathir Mohamad tidak sedang menjabat sebagai seorang perdana menteri.

Kejadian itu pun masih lekat di ingatan Jokowi. Saat Jokowi menyambut Mahathir di Istana Bogor pada 29 Juni 2018, ia juga sempat bercerita mengenai pengalamannya dikemudikan Mahathir.

"Saya ingat betul tahun 2015 saat saya berkunjung ke Kuala Lumpur, Malaysia, saya diajak Bapak Tun Mahathir untuk test drive mobil Proton. Disetir sendiri Bapak Mahathir dengan kecepatan 180 kilometer per jam. Sangat cepat," ujar Jokowi saat itu, disambut tawa para pejabat negara Indonesia dan Malaysia termasuk oleh Mahathir yang berdiri di samping Jokowi.

Jokowi mengaku saat itu dia tidak merasakan takut saat tahu bahwa yang mengendarai mobil itu adalah Mahathir Mohamad meski sudah berusia lanjut. Setengah bercanda, ia menyebut bahwa dia baru merasakan takut apabila saat itu bukan Mahathir yang mengemudikan.

"Saya tidak khawatir karena pengemudinya adalah Bapak Tun Mahathir, kalau semisal pengemudinya bukan beliau saya kira saya takut," tuturnya yang kembali disambut tawa Mahathir.

Dalam kesempatan yang sama, Mahathir juga mengungkit kembali kebersamaannya dengan Jokowi saat itu. Ia justru bercerita saat itu sedikit merasa khawatir saat harus memandu Jokowi.

"Saya merasa takut memandu Presiden karena saat itu saya bukan Perdana Menteri Malaysia, saya lalukan saja uji kendara. Sebagaimana kita tahu, uji jalur itu tidak semuanya rata, tapi ada miring," ucap Mahathir yang kali ini disambut tawa Jokowi. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

41 Daerah Calon Tunggal Pilkada 2024

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyampaikan sampai batas akhir pendaftaran ada 41 daerah hanya satu pasangan calon kepala daerah atau calon tunggal yang mendaftar pa

MK Ubah Ambang Batas Pencalonan Pilkada, PDIP Bisa Usung Calon Sendiri di Pilkada Jakarta

JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) mengubah ambang batas pencalonan kepala daerah oleh lewat Putusan Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang diajukan Partai Buruh dan Partai Gelora, Selas

Piawai Pimpin Partai, PKB Kota Bekasi Dukung Cak Imin Sebagai Ketua Umum

KOTA BEKASI - Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda menjelaskan pihaknya tetap mendukung Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum DPP PKB periode 2024-2029 m

Hadiri Kongres PMII Ke-21, Ini Pesan Ida Fauziah

PALEMBANG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah menjelaskan bahwa generasi muda harus memiliki karakter yang kuat agar bisa menjadi pemimpin di ma

Dihadiri Mendagri, Nikson Nababan Terima Penghargaan Mendorong Pembangunan Daerah

JAKARTA – Mantan Bupati Tapanuli Utara Periode dua periode, Nikson Nababan Darmonagoro hadiri malam apresiasi satu inspirasi 2024 yang diselenggarakan oleh B Universe me

Kecam DK, Hendry Ch Bangun Tetap Ketua PWI Pusat

JAKARTA – Ketua PWI Pusat, Hendry Ch Bangun, mengecam keras keputusan Dewan Kehormatan (DK) PWI yang dianggap ilegal dan tidak sah. Keputusan DK yang mengeluarkan surat