Pelaku RH saat ditetapkan sebagai tersangka. PALAPAPOS/Alpon Situmorang

TAPANULI UTARA - Pasca penetapan RH (36) sebagai tersangka yang dilakukan Penyidik Polres Tapanuli Utara, Jumat (9/8/2019), terungkap fakta yang cukup mengejutkan, jika pelaku pembunuhan sering mengintip korban ketika mandi.

Sebelumnya, rekan korban berinisial TH mengaku jika sebelum ditemukan tewas, korban bersama dirinya sempat berkeliling tidak jauh dari desa. 

Diakui TH, korban pada Minggu (4/8/2019) sore sebelumnya, hendak berkencan dengan pacarnya. "Saya ketemu dengan Korban ditengah jalan sekitar jam 3 sore dan ketika kami tanya hendak kemana, korban bilang mau ke Salib Kasih bersama pacarnnya," ujar TH, warga dusun Aek Julu, Desa Hutapea Banuarea, Sabtu (10/8/2019).

Namun, korban gagal berangkat karena tiba-tiba pacarnya membatalkan akibat ada urusan mendadak. "Akhirnya dia (korban.red) gabung dengan saya dan adikku berkeliling tidak jauh dari desa kami," ungkapnya.

Sepanjang dua jam bermain disekitar kampung, TH mengaku berpisah dengan korban. "Sepanjang dua jam itu, KG sangat ceria bahkan saya sempat memasang lisptik ke bibirnya," ujarnya yang sempat juga dimintai keterangan penyidik.

Selanjutnya, TH baru tahu kabar bahwa temannya meninggal saat semua heboh pada keesokan harinya saat mendengar KG telah jadi mayat. "Orangnya kalau sama tidak dikenal pendiam, namun kalau sama temannya cukup komunikatif," katanya.

TH juga menceritakan, korban pernah cerita kepadanya, pelaku Rinto Hutapea sering mengintipnya saat mandi di kamar mandi umum. "Itu ceritanya ke saya, dan saya tidak yakin korban meludahi wajah pelaku bahkan sampai cakap kotor," pungkasnya seraya mengungkapkan sempat tidak tidur dua hari sebelum ditetapkannya pelaku pembunuhan temannya.

Seperti diberitakan, Kapolres Taput AKBP Horas M Silaen, Jumat (9/8/2019) menggelar press release dan menetapkan Rinto Hutapea sebagai tersangka.

Dalam pengakuanya pelaku membunuh korban karena tersinggung akibat diludahi serta berkata kasar. Korban dipastikan meninggal akibat cekikan dari hasil autopsi dan pelaku juga mengaku tidak melakukan pemerkosaan kepada korban meskipun mayatnya ditemukan setengah telanjang. (als)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan