Anggota Polres Cianjur atas nama Aiptu Erwin saat tiba di RS Polri Kramat Jati. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Anggota Polres Cianjur Aiptu Erwin Yudha Wildani yang mengalami luka bakar paling parah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina dari Rumah Sakit Polri Said Sukanto Kramat Jati untuk penanganan lebih intensif.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Sayang Cianjur setelah peristiwa penyiraman bensin, dokter menyatakan tidak dapat menangani sehingga dirujuk ke RS Polri.

"Dari hasil observasi tadi malam sampai pagi hari, kondisinya masih dalam rangka pemulihan. Pagi hari ini dirujuk lagi ke RS Pusat Pertamina untuk ditangani secara lebih intensif," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Ia menuturkan kondisi Aiptu Erwin yang mengalami luka bakar di atas 50 persen itu masih belum stabil sehingga memerlukan penanganan lebih serius.

Sementara untuk tiga korban lainnya, yakni Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon ditangani di Rumah Sakit Hasan Sadikin dengan kondisi stabil serta Bripda Anif Endaryanto Pratama ditangani di RS Polri Sartika Asih Bandung juga dalam kondisi stabil.

Baca Juga: Polisi Periksa 30 Pengunjuk Rasa Di Gedung DPRD Cianjur

Berkaitan dengan peristiwa pelemparan bensin oleh pengunjuk rasa di Gedung DPRD Cianjur, Polri mengimbau seluruh masyarakat menjalankan aksi sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998.

"Setiap kejadian demo berakhir rusuh, itu rata-rata pengunjuk rasa kurang memperhatikan ketentuan sesuai UU Nomor 9 Tahun 1998 sehingga terjadi ekses seperti ini," ucap Dedi Prasetyo.

Ada pun tim gabungan Polres Cianjur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Krimum) Polda Jabar memeriksa dan menahan 30 pengunjuk rasa di Gedung DPRD Cianjur.

Dari 30 pengunjuk rasa yang ditahan, polisi masih melakukan pendalaman pelaku pembakaran, orang yang menyuruh melakukan pembakaran, orang yang membeli bensin dan orang yang melakukan penyerangan.

"Kami tidak buru-buru menetapkan seseorang sebagai tersangka, tetap polisi bekerja sesuai dengan fakta hukum," tutur Dedi Prasetyo. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Korban Pengeroyokan Kecewa Polres Taput Belum Menangkap Pelaku Diduga Oknum Anggota IPK

TARUTUNG - Sejumlah orang diduga anggota organisasi kepemudaan Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) melakukan penganiayaan terhadap salah seorang aparatu

Kapolres dan Dandim Pimpin Pengrebekan Pengedar Narkoba di Tengah Persawahan

TAPANULI UTARA -Dipimpin Kapolres Tapanuli Utara AKBP Johanson Sianturi, S.I.K, M.H dan Dandim 0210/ TU, Letkol Inf.Saiful Rizal, S.Hub. Int bersama jajarannya. Kampung Narkob

Sindikat Curanmor Dibekuk Satreskrim Polres Taput

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Taput berhasil menangkap dua orang pelaku curanmor inisial AS (26) warga Desa Parbubu I dan MFL(29) warga Keluraha

Dua Pengguna Narkoba Dibekuk Saat Melarikan Diri Menabrak Mobil Polisi

TAPANULI UTARA - Satuan Reserse Narkotika Polres Tapanuli Utara (Taput) berhasil meringkus dua pengguna Narkotika. Sebelun ditangkap tersangka sempat melarikan diri dengan nek

Polres Metro Bekasi Kota di Demo Karena Terduga Pelaku Pengeroyokan Belum Tertangkap

KOTA BEKASI - Puluhan pemuda yang tergabung dari beberapa organisasi kepemudaan terlibat aksi saling dorong dengan kepolisian saat lakukan demo di depan kantor Polres Metro Be

Lima Pelaku Penyelewengan Solar Subsidi di Taput Diboyong ke Poldasu

TARUTUNG - Diduga digunakan untuk kebutuhan alat berat ataupun industri, lima pelaku penyelewengan BBM jenis Solar Subsidi ditangkap Tim gabungan Ditreskrimsus Polda Sumut dan