Ilustrasi. PALAPA POS/Istimewa

JAKARTA - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (22/8/2019) sore terapresiasi setelah Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan atau BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR).

Rupiah menguat lima poin atau 0,04 persen menjadi Rp14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.240 per dolar AS.

Direktur Utama Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (22/8/2019) mengatakan di luar dugaan Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan BI7DRR sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen. "BI melakukan penurunan suku bunga acuan disebabkan ketidakpastian ekonomi global," katanya.

Kebijakan tersebut, menurut dia, konsisten dengan terjaganya inflasi, masih menariknya imbal hasil aset keuangan domestik, serta langkah preemptive untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dari dampak perlambatan ekonomi global.

Kendati demikian, lanjut dia, apresiasi rupiah relatif masih terbatas seiring berlanjutnya tensi perang dagang yang masih menjadi kekhawatiran bagi pertumbuhan ekonomi global.

"Untuk kesekian kalinya, Presiden AS Donald Trump kembali menyatakan bahwa dirinya berani melawan praktik perdagangan curang yang selama ini dieksekusi oleh China. Ini bukanlah perang dagang saya, ini adalah sebuah perang dagang yang harusnya sudah berlangsung sejak dulu," paparnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pasar juga sedang fokus terhadap pidato Ketua the Fed Jerome Powell di Jackson Hole pada Jumat (23/8/2019) waktu setempat untuk mendapatkan tanda-tanda seberapa jauh the Fed siap untuk menurunkan suku bunga.

"Pasar masih mengharapkan penurunan suku bunga lebih lanjut karena pertumbuhan ekonomi global melambat. Sejumlah bank sentral memangkas suku bunga untuk menahan perlambatan ekonomi global yang disebabkan oleh perang dagang yang berkepanjangan antara Amerika Serikat dan China," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.234 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.259 per dolar AS. (ant)

Comments

Leave a Comment

Berita Lainnya

Perseroda Akui Setor Deviden Tahun 2022 Sebesar 300 Juta

KOTA BEKASI - PT. Minyak dan Gas Bumi (Perseroda) hari ini, Kamis (6/4/2023) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atas kinerja Tahun Anggaran 2022 dihadiri oleh Plt. Wa

Era Transaksi Digital, Satika Minta Pelaku UMKM Taput Jaga Branding

TAPANULI UTARA - PT Bank Sumut Cabang Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar sosialisasi produk perbankan dan sekaligus menyerahan Quick Response Code Indonesia

Electrolux Showroom dan Service Center Hadir di Kota Bekasi

BEKASI - Memberikan kenyamanan kepada konsumen, Electrolux Showroom dan Service Center hadir di Kota Bekasi.  Dipastika kehadirannya untuk konsumen setelah diresmikan kan

Harga Minyak Goreng Belum Stabil, Wakil Gubernur Jawa Barat Sidak Di Kota Bekasi

BEKASI - Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar), UU Ruzhanul Ulum lakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pasar di Kota Bekasi memantau harga minyak goreng yang belum lama mencapai Rp 20

Mampu Pulihkan Ekonomi, Bupati Taput Dapat Penghargaan dari BI

TAPANULI UTARA - Dinilai mampu mengatasi keterpurukan dan mampu memulihkan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19, Bupati Taput Nikson Nababan mendapat penghargaan program Klaster K

Bank Dunia Suntik Indonesia Rp5,6 Triliun

JAKARTA - Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp5,6 triliun untuk mengatasi kerentanan keuangan akibat dampak pandemi Covid-19.